Boltim

Kapolres Boltim Perintahkan Penyelidikan Dugaan Jual Beli Ijazah di SKB

BOLTIM Sulawesi Utara – Kapolres Bolaang Mongondow Timur, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, menanggapi serius isu yang berkembang luas di masyarakat terkait dugaan praktik jual‑beli maupun pengurusan ijazah secara instan yang diduga melibatkan lingkungan Satuan Kegiatan Belajar (SKB). Beliau memerintahkan jajarannya segera melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap kebenaran seluruh peristiwa tersebut.

“Saya sudah menerima banyak masukan dan keluhan dari masyarakat terkait hal ini. Isu ini sangat serius, karena menyangkut dokumen negara, keabsahan syarat administrasi, serta kejujuran dan keadilan, terutama kini menjelang Pemilihan Sangadi,” tegas Kapolres Boltim, (14/08/2026).

“Tidak boleh ada yang main‑main dengan hal ini. Siapa pun yang bersalah, baik yang menjual maupun yang membeli, jika terbukti melanggar hukum harus bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku.”

Penyelidikan akan mencakup penelusuran bagaimana proses penerbitan dokumen‑dokumen tersebut, kelengkapan persyaratan yang dimiliki, serta alur penerbitan yang tidak wajar, termasuk adanya laporan seseorang tiba‑tiba memiliki sekaligus tiga tingkat ijazah dalam waktu singkat dengan imbalan uang.

“Kita tidak akan menutup mata atau diam saja. Seluruh fakta akan kami telusuri secara terbuka dan transparan. Masyarakat yang memiliki bukti atau informasi yang sah, silakan sampaikan kami akan lindungi dan pergunakan untuk kebenaran,” tambah Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik sudah mulai mengumpulkan data awal dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Hasil penyelidikan akan diumumkan kepada masyarakat secepatnya begitu seluruh fakta terungkap dengan jelas.

(Andry)

(Andry)

Back to top button