Kasus Pelecehan Seksual Anak di Mitra Masuki Sidang Kelima, Orang Tua Korban Harap Keadilan dan Perlindungan

MITRA — Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun, yang disamarkan dengan nama Mawar, yang terjadi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kini telah memasuki tahap sidang kelima di Pengadilan Negeri (PN) Tondano.
Orang tua korban, Fauzia Lasabuda, menyampaikan harapannya kepada awak media, Jumat (23/10/2026), agar proses hukum terhadap terdakwa berinisial FR alias Faruk dapat berjalan adil dan menghasilkan putusan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Fauzia meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim yang menangani perkara ini memberikan perhatian serius terhadap dampak psikologis yang dialami anaknya. Hingga saat ini, korban masih mengalami ketakutan mendalam pasca peristiwa tersebut.
“Anak kami sampai saat ini masih mengalami trauma dan selalu merasa takut. Ini penting menjadi perhatian dari Jaksa dan Hakim yang menangani perkara ini. Apalagi, rumah terdakwa berdekatan sekali dengan rumah kami,” ungkap Fauzia.
Kedekatan jarak antara rumah korban dan terdakwa menambah kekhawatiran keluarga akan keselamatan dan pemulihan anak mereka.
Peristiwa ini bermula ketika orang tua korban melaporkan dugaan tersebut ke Polres Minahasa Tenggara pada 22 Juni 2026. Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/14/08/VI/2026/Sek-Belang/Res-Mitra/Polda Sulut. Selanjutnya perkara dilimpahkan ke Kejaksaan dan kini sedang diperiksa di PN Tondano.
Bagi keluarga korban, proses hukum ini bukan sekadar soal penegakan aturan, melainkan juga tentang memulihkan masa depan anak mereka.
“Kami ingin anak kami mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan kesempatan untuk pulih. Semoga proses ini berjalan objektif dan adil,” tambahnya.
Keluarga berharap perkara ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga dan melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.
Sampai berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil mengonfirmasi keterangan dari pihak Jaksa Penuntut Umum terkait. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan demi keberimbangan pemberitaan. Tim berita akan terus memantau perkembangan sidang selanjutnya.
(Andry)
Referensi Terkait
Contoh peristiwa/kegiatan sejenis; bukan bukti kejadian dalam artikel.
