Pastikan Stok dan Harga BBM di Wilayah Hukum Tetap Stabil, Polsek Tanjung Raja Gelar Monitoring ke SPBU di Tanjung Raja Selatan

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi potensi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM), jajaran Polsek Tanjung Raja melalui Unit Intelkam melaksanakan kegiatan monitoring dan deteksi dini terhadap perkembangan harga serta ketersediaan stok BBM di sejumlah SPBU yang berada di wilayah hukumnya.
Kegiatan yang dimulai pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dilakukan di SPBU 24.306.28 Jalan Lintas Timur Desa Tanjung Raja Selatan Kecamatan Tanjung Raja. Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan koordinasi langsung dengan pihak pengelola SPBU guna memperoleh informasi akurat terkait kondisi distribusi dan stok BBM.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa harga BBM baik subsidi maupun non-subsidi masih dalam kondisi stabil dan tidak mengalami perubahan. Ketersediaan stok BBM di seluruh SPBU yang dimonitor juga terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Pengurus SPBU 24.306.28, Firnamwan menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada edaran dari Depo Pertamina perihal rencana penyesuaian harga BBM pada 1 April 2026.
Untuk stok ketersediaan BBM subsidi masih diterima dalam kondisi normal masing-masing berkisar di 16 Ton untuk Pertalite dan Bio solar. Tidak ada pembatasan pembelian ataupun lonjakan pembeli terkait informasi penyesuaian harga BBM di SPBU tersebut.
Selain itu, berdasarkan informasi resmi dari pihak Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga, tidak terdapat penyesuaian harga BBM per 1 April 2026. Hal ini sekaligus menepis isu yang beredar di masyarakat terkait adanya perubahan harga maupun pembatasan pembelian BBM.
Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin, menegaskan bahwa hingga saat ini situasi di lapangan masih kondusif. Tidak ditemukan antrean panjang kendaraan maupun indikasi panic buying di SPBU 24.306.28 Tanjung Raja.
“Monitoring ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Hasilnya, stok aman, harga stabil, dan aktivitas pengisian BBM berjalan normal,” ujarnya.
Pihak SPBU juga telah menerapkan kebijakan pembatasan pengisian maksimal guna mengatur arus kendaraan dan menghindari potensi kepadatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya yang beredar di media sosial terkait isu kelangkaan maupun pembatasan BBM.





