Topik Terkini

Pemuda Negeri Latu Dianiaya, Warga Palang Jalan Tuntut Pelaku Ditangkap

Empat Pelaku Sudah Diamankan

SBB,JELAJAHINDO.COM-Warga Negeri Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku, mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap dua warga negeri setempat oleh sekelompok warga negeri Hualoy.

Desakan itu dilakukan dengan memblokade akses jalan trasnportasi jalur Trans Seram, tepatnya di depan SD Negeri Latu, pukul 08:15 WIT.

Penganiayaan terhadap dua warga Latu itu terjadi disekitar jembatan Kali Ama, Negeri Hualoy, pada Senin (18/11/2024) kemarin.

Dengan adanya kejadian itu, Warga menuntut agar beberapa pelaku penganiayaan terhadap Mohan Patty dan Zaid Wakano yang masih berkeliaran segera ditangkap.

Jika tuntutan warga tidak terlaksanakan oleh aparat keamanan, dalam hal ini pihak kepolisian Polres Seram Bagian Barat (SBB) maka pemblokiran jalan tidak akan dibuka dan tetap dilanjutkan.

Semua pelaku sudah ditangkap, barulah palang jalan ini dibuka agar aktivitas kembali normal sepertinya biasanya.

Informasi yang diterima media ini, empat (4) pelaku sudah diamankan, dan dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Sedangkan korban atas nama Mohan Patty telah dirujuk ke RSUD Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dengan kejadian itu, Mohan Patty mengalami memar, bengkak dibagian rahang/pipi kiri, bengkak bagian dagu, serta patah gigi depan bagian atas, dan bawah, sedangkan Zaid Wakano alami luka sobek di kepala.

Hingga berita ini dinaikkan proses palang jalan masih berlanjut, dan aktivitas transportasi yang menghubungkan tiga Kabupaten, SBB, SBT dan Maluku Tengah lumpuh total.(SBB).

Back to top button