Penutupan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H di SMAN 1 Tanjung Raja Diisi dengan Khataman Al Qur’an

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Bertepatan dengan hari ke-14 Puasa Ramadhan 1447 H dan hari ketiga kegiatan Pesantren Kilat, SMAN 1 Tanjung Raja gelar penutupan kegiatan Pesantren Kilat. Bertempat di lingkungan sekolah SMAN 1 Tanjung Raja, Ogan Ilir. Rabu (05/3/2026).
Kegiatan Pesantren Kilat SMA Negeri 1 Tanjung Raja dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 2-4 Maret 2026 dengan rangkaian materi dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta pengamalan ajaran Islam bagi peserta didik.
Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan penyampaian materi tentang thaharah (bersuci). Materi yang disampaikan meliputi pengertian bersuci, macam-macam air dan pembagian air yang dapat digunakan untuk bersuci, serta macam-macam najis beserta pembagiannya dan cara menyucikannya. Selain itu, peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai adab buang air sebagai bagian dari pembinaan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pada hari kedua, peserta didik mempelajari tentang wudu, dimulai dari pengertian, syarat, hingga sunah-sunah wudu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik wudu secara langsung agar peserta didik dapat memahami dan menerapkannya dengan benar. Setelah itu, materi ditutup dengan pembahasan mengenai syarat dan rukun salat sebagai penyempurna ibadah yang telah dipelajari.
Memasuki hari ketiga, kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati , M.Si, selanjutnya, dilaksanakan khataman Al-Qur’an secara bersama-sama yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta didik.
Kepala SMAN 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati, M.Si, mengatakan setelah tiga hari melaksanakan kegiatan pesantren kilat Ramadhan 1447 H, berharap kiranya ada perubahan positif dari siswa-siswi untuk dilanjutkan kembali di kehidupan sehari-hari dan didalam keluarga serta dilingkungan sekitar.
“Walaupun tidak banyak yang didapat selama tiga hari ini. Itu sudah modal baik untuk anak-anak agar tetap konsisten dalam beribadah dan menjalankan perintah agama serta lebih mencintai Al-Qur’an,” harap Sutina.
Untuk menambah semangat dan kebersamaan, acara juga dimeriahkan dengan penampilan nasyid dari peserta didik. Kegiatan Pesantren Kilat kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara dan berlangsung khidmat.





