NasionalPolitikTopik Terkini

Prabowo Gibran, Beragam Alasan Memilih Prabowo!

Jelajahindo.com – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, atau Pasangan Calon (Paslon) Presien dan Wakil Presiden Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, yang mengusung nomor urut 02 ini, nyatanya begitu banyak diperbincangkan, dari sejak alur debat hingga kampanye terakhir.

Paslon Prabowo Gibran, diketahui melaksanakan kampanye terakhir pada Sabtu kemarin, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Dimana, dalam kampanye akbar Prabowo Gibran ini tercatat, ada sebanyak 500 ribu orang yang hadir sebagai massa pendukung Prabowo-Gibran.

Dilansir dari sejumlah media, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono, bahwa pada kampanye akbar tersebut, jumlah massa pendukung yang hadir diluar ekspetasi mereka. Sebab, terinformasi bila 70 persen kapasitas GBK , saat itu dipenuhi oleh massa pendukung Prabowo Gibran.

Lantas, apa yang membuat Prabowo Gibran begitu diminati?

Tak lepas dari pandangan media, sejumlah warga yang sempat ditemui media di tempat kampanye akbar ini, memberikan beragam alasan mengapa mereka memilih Prabowo Gibran. Narto misalnya, warga Tangerang Selatan, yang mengatakan bila dirinya selalu memilih Prabowo dalam pemilu-pemilu sebelumnya.

“Karena saya dari tahun 2014, 2019 saya milih beliau, pak Prabowo. Kalau programnya ada hilirisasi dan segala macam, membuka banyak lapangan pekerjaan kemudian adanya makan siang gratis bagi siswa siswi sekolah,” ujarnya, dikutip dari sejumlah media.

Lain lagi dengan Rusdi, salah seorang warga asal Jakarta Timur, yang mengatakan suka dengan beberapa program yang digagas pasangan nomor urut 2 ini.

“Makan gratis sama susu juga buat anak-anak kita. Semoga kepemimpinan Prabowo, negara ini aman-aman aja,” ujarnya.

Ada pun Nina Damayanti yang khusus datang dari Bogor, ke acara kampanye Prabowo mengaku tak terlalu paham program paslon nomor dua itu.

“Seru aja pengen lihat gemoy, lucu. Gak tahu programnya, tahunya susu gratis biar gemoy,” ujar Nina.

Tak Beberkan Program Kerja

Dalam pidato Prabowo Subianto pada kampaye akbar di Senayan Sabtu, dirinya terdengan tidak membeberkan Program Kerja. Pengamat Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menilai pidato Prabowo di kampanye akbar bersifat normatif.

Lili menilai kampanye terakhir ini sedianya menjadi ajang bagi Prabowo Gibran untuk memerinci program-program yang akan dijalankan. Ia mencontohkan pernyataan Prabowo soal “mengentaskan kemiskinan” yang tidak diberi penjabaran : bagaimana caranya.

Sementara soal program makan siang gratis, Lili menyitir ucapan Prabowo yang menurutnya terkesan otoriter.

“Ia (Prabowo) mengatakan kita harus memberikan makan siang gratis untuk anak-anak, menteri-menteri yang gak setuju jangan bergabung dengan saya! Dia (Prabowo) sudah galak juga. Jadi dia nanti menggambarkan semua harus satu komando dengan dia. Nampaknya tidak boleh ada yang beda pendapat ketika dia memimpin menjadi presiden. Menteri-menterinya harus sependapat dengan dia, kalau tidak silahkan keluar. Dia kan sudah mengancam seperti itu, kayaknya tidak ada dialog nanti,” ujar Lili.

Lebih jauh pakar politik ini menyayangkan sikap masyarakat yang lebih senang “joget” ketimbang mendengar program-program konkret, padahal kampanye merupakan bagian dari pendidikan politik. Keberhasilan tim Prabowo-Gibran menghipnotis warga dengan “joget Gemoy,” dinilai menunjukkan masih rendahnya tingkat kesadaran politik warga Indonesia.

Penulis : Redaksi
Back to top button