Topik Terkini

Mitigasi Karhutla, Polsek Pemulutan Bersama BPBD dan Manggala Agni Kendalikan Titik Api di Desa Simpang Pelabuhan Dalam

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Jajaran Polsek Pemulutan bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan mitigasi, pemadaman kebakaran hutan dan lahan, serta pemeriksaan titik panas di wilayah Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan dimulai pada Kamis, 16 Juli 2026 sekira pukul 16.30 Wib, tepatnya pada titik koordinat 3.0883 Lintang Selatan, 104.7391 Bujur Timur.

Kebakaran terdeteksi melanda lahan seluas sekitar 1,4 hektar, di mana sekitar 0,6 hektar di antaranya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya. Hingga saat ini penyebab awal munculnya api belum diketahui secara pasti.

Penanganan dilakukan oleh kekuatan gabungan yang terdiri dari 7 personel Polri, 2 petugas BPBD, 15 orang tim Manggala Agni, serta 3 orang warga setempat, turut didampingi langsung oleh Kepala Desa Simpang Pelabuhan Dalam.

Proses pemadaman menghadapi kendala berupa akses lokasi yang sulit dijangkau, karena harus menyeberangi saluran air atau kanal. Berkat kerja keras dan kerja sama yang baik, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 18.30 Wib.

Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. mengatakan bahwa Kendala medan yang sulit tidak menyurutkan semangat kami.

“Sinergi yang terjalin antara aparat, petugas terkait, serta pemerintah desa menjadi kunci utama sehingga kebakaran dapat segera dikuasai dan tidak meluas ke area yang lebih luas,” ucap Kapolsek AKP Nugrah Angga.

Kapolsek juga menegaskan akan terus melakukan penelusuran terkait penyebab kebakaran ini. Apabila ditemukan bukti adanya kelalaian maupun kesengajaan yang melanggar hukum, pelaku akan kami proses secara tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dan menghindari pembakaran lahan, terlebih di musim kemarau yang sangat rawan kebakaran. Segera laporkan kepada pihak berwajib jika melihat adanya asap atau titik api, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kerugian dapat kami minimalisir,” tutupnya.

Back to top button

Suka artikel kami? Jadikan situs ini Sumber Pilihan di Google!

Follow di Google Search