PGRI Ogan Ilir Gelar Konkab XXIII Masa Bakti 2025-2030 Usung Tema Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Konferensi Kabupaten XXIII masa bakti tahun 2025–2030 dengan mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”, Kamis (17/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Bahtera Cinta Mahoni (BCM) dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja serta merumuskan arah organisasi ke depan.
Konferensi dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Provinsi Sumsel, Bapak Assoc Prof. DR Bukman Lian, M.Pd, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif PGRI dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.

“Konferensi ini adalah bagian dari langkah strategis dalam membangun transformasi pendidikan. PGRI harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan guru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi, sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa terwujud,” tegasnya.
Konferensi Kabupaten ini menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan masa bakti sebelumnya serta forum musyawarah untuk memilih pengurus baru periode 2025–2030. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun program kerja yang responsif terhadap tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, kebijakan pendidikan nasional, serta kebutuhan guru di lapangan.

PGRI Kabupaten Ogan Ilir diharapkan mampu dan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan, serta menjadi wadah penguatan profesionalisme guru yang relevan dengan dinamika masyarakat dan kemajuan bangsa.
Ketua PGRI Ogan Ilir 2020-2025 Abdul Rasyid, S.Pd, M.Pd menuturkan bahwa konferensi ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas antar anggota PGRI dan mendorong inovasi dalam dunia pendidikan.
“Konferensi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam transformasi PGRI menuju organisasi yang lebih modern, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digitalisasi menuju Indonesia Emas,” ujarnya.





