Hujan Lebat Sebabkan Dapur Rumah Warga di Patrang Roboh, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik

Jelajahindo.com, Jember – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember kembali menimbulkan dampak bagi warga. Kali ini, sebuah dapur rumah warga dilaporkan roboh akibat hujan. tidak mampu menahan beban air hujan yang turun cukup deras selama beberapa jam. Peristiwa tersebut terjadi pada kamis sore (12/2/2026). Sekitar pukul 17.00 WIB.
Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Jember segera melakukan asesmen serta perdistribusian bantuan logistik sebagai bentuk respons cepat terhadap kejadian tersebut. Kejadian rumah roboh tersebut berlokasi di jalan Manggar Gang kedelai RT 001 RW 014, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Rumah yang terdampak diketahui milik Syaifullah (39), seorang warga yang tinggal bersama tujuh anggota keluarganya. Bagian rumah yang mengalami kerusakan adalah dapur, dengan kategori rusak ringan. Meski tidak ada menimbulkan korban jiwa, bagian ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari penghuni rumah.
Berdasarkan kronologis kejadian, hujan lebat mengguyur wilayah Kelurahan Gebang selama kurang lebih dua jam pada kamis sore. Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan bagian dapur rumah warga tidak bisa menahan beban air. Pada pukul 17.00 WIB, struktur dapur akhirnya roboh.
Selain faktor cuaca, kondisi konstruksi bangunan yang kurang kokoh juga diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya kerusakan tersebut.
Menindak lanjuti kejadian itu, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait segera melakukan koordinasi dan asesmen dilokasi kejadian. Tim yang diterjunkan melakukan pendataan dampak kerusakan serta menghitung estimasi kerugian melalui Tim Jopuspana.
BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa satu paket sembako, dari provinsi jawa timur, satu lembar terpal, satu paket peralatan masak, serta satu paket sàndang lansia. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan turut didokumentasikan sebagai bahan laporan dan evakuasi.
Kondisi terkini dilokasi menunjukan bahwa penghuni rumah masih bertahan tinggal di rumah tersebut. Namun demikian, sisa material reruntuhan dapur belum sepenuhnya dibersihkan dan memerlukan kerja bakti lanjutan. Cuaca disekitar lokasi terpantau Berawan dan relatif aman.
Meski warga tetap dihimbau untuk menigkatkan kewaspadaan. BPBD menilai perlu adanya penanganan lanjutan secara gotong royong untuk membersihkan meterial sisa bangunan. Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar masyarakat meningkatkan kehati hatian terhadap potensi cuaca Ekstrem, khususnya saat hujan lebat.
Selain itu, laporan kejadian ini diteruskan kepada pihak Kelurahan dan Kecamatan setempat untuk mengkoordinasikan kegiatan kerja bakti pasca kejadian. Dengan berkolaborasi antara pemerintah daerah, relawan, dan warga, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat. BPBD Kabupaten Jember terus berkomitmen hadir ditengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana dan dampaknya.
Penulis : D@ng





