Topik Terkini

Wujud Dukungan Progam Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Pemulutan Rutin Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Pemulutan melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan percontohan yang terletak di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Senin (24/2/2025) sekira pukul 08.00 s/d pukul 12.00 Wib.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pemulutan Bripka A. Rahman. Pengecekan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung yang telah ditanam di lahan seluas 1 hektare. Saat ini, tanaman jagung telah mencapai tinggi hingga 160 cm dengan kondisi yang subur dan diperkirakan lebih kurang 4 atau 5 hari lagi kedepan tanaman jagung bisa di panen.

Selain pengecekan, personel Polsek Pemulutan juga melakukan perawatan tanaman, termasuk membersihkan rumput liar dan mengendalikan hama di sekitar lahan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan hasil panen yang maksimal dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kapolsek Pemulutan IPTU Nugrah Angga Oktari, SH menyampaikan bahwa program penanaman jagung ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta membantu masyarakat sekitar dalam pemanfaatan lahan produktif.

“Dengan adanya program ini, kami berharap bisa memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan, serta menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan lahan yang ada,” ujar IPTU Angga.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah menuju Indonesia Maju, terutama dalam sektor ketahanan pangan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan mandiri secara pangan.

“Dengan upaya yang terus dilakukan, diharapkan hasil panen dari lahan ketahanan pangan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan lahan pertanian secara optimal,” tutupnya.

Back to top button