BoltimPemerintahanPolitikSulawesi UtaraTopik Terkini

Bupati Boltim Presentasikan Program Untuk Masyarakat

Menurut Bupati Boltim, sejumlah usulan program sebelumnya akan mulai dikerjakan di tahun 2024 ini !

Boltim, Jelajahindo.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Dr (c) Sam Sachrul Mamonto S.Sos., M.Si., (SSM) lakukan berbagai terobosan guna merampungkan program kegiatan untuk masyarakat Boltim, khususnya didalam hal infrastruktur.

Hal tersebut dibuktikan oleh Bupati Boltim, dengan mendatangi secara langsung dan mempresentasikan program untuk Boltim, di dua Balai Satuan Kerja (Satker) dibawah Dirjen SDA dan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, yaitu Balai Wilayah Sungai (BWS) serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 27 Maret 2023 kemarin.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh media ini, berbagai usulan yang dipresentasikan secara langsung oleh Bupati tersebut, beberapa diantaranya akan segera dilaksanakan. Selain itu, usulan sebelumnya dari Bupati, akan dikerjakan pada awal Mei 2024 mendatang, dengan kucuran anggaran puluhan miliar rupiah, seperti usulannya di BPJN.

Menurut Bupati Boltim, usulan yang telah disampaikannya kepada Balai Sungai, yakni terkait sejumlah pembangunan serta rehabilitasi infrastruktur, seperti pemecah ombak di Desa Matabulu dan Jiko Molobog, dan Tutuyan, tanggul penahan abrasi pantai di Desa Bulawan Induk, tanggul tebing abrasi air sungai di Desa Kotabunan-Bulawan, Motongkad dan Molobong, serta rehabilitasi sejumlah irigasi yang ada di Kabupaten Boltim.

bupati Boltim presentasikan program

Labih lanjut Bupati, bahwa usulan rehabilitasi serta pembangunan insfrastruktur tersebut, merupakan tindak lanjut pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim, atas pemenuhan permintaan masyarakat, terkait kondisi abrasi hingga bencana banjir yang turut dirasakan masyarakat Boltim seberapa waktu lalu.

“Apa yang kami usulkan ini adalah keluhan dari masyarakat Boltim. Mudah-mudahan bisa segera diatasi agar tidak ada lagi kendala di tengah masyarakat yang sering terdampak oleh abrasi dan banjir,” terang Bupati Sam Sachrul Mamonto.

Selain itu, Kepala Balai WS Sulawesi, Ir. Sugeng Haryanto M.Si., MT., mengatakan, bila usulan yang telah dipresentasikan oleh Bapak Bupati Boltim saat itu sangat baik, karena sudah lengkap dengan desain gambar. Menurut Sugeng, hal tersebut nantinya akan mempercepat proses realisasi (Pelaksanaan Pengerjaan).

“Usulan yang tadi disampaikan sudah ada desain dari PU (dinas), berarti lebih baik dan akan lebih cepat (dikerjakan) dibandingkan yang belum. Kami minta dokumen-dokumen desainnya, nanti kami akan kaji dan masukan dan rencana strategi yang kebetulan sedang disusun. Kalau bisa dibantu juga untuk soal sosialnya, (sosialisasi) lokasi pemukiman dan sekitar,” kata Sugeng Haryanto, sembari menegaskan dalam waktu dekat pihaknya BWS akan meninjau lokasi yang telah diusulkan tersebut.

bupati Boltim presentasikan program

Lepas dari itu, Bupati Boltim kemudian melanjutkan presentasi usulannya kepihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR. Dihadapan BPJN, Bupati Boltim menyampaikan usulan terkait pembangunan jalan Motongkad ke lokasi transmigrasi dan peningkatan jalan Nasional Sinisir ke batas Kotamobagu, yang diketahui tahun ini sudah dilakukan pelebaran. Namun, masih ada lagi yang belum dilebarkan sehingga bisa dirampungkan jalan yang melewati ruas jalan tiga kecamatan Mooat-Modayag-Modayag Barat tersebut.

“Kami berharap usulannya bisa dikerjakan, karena usulan ini untuk masyarakat Boltim. Kami juga telah menganggarkan biaya utitas untuk mendukung pelebaran dan pembangunan jalan, termasuk dengan sarana milik PLN,” jelas Bupati Boltim kepada Kepala BPJN Kementerian PUPR.

Presentasi Bupati Boltim tersebut pun mendapat jawaban dari Kepala Balai PJN, Hendro Satrio Mohammad Kamaludin (M.K)., ST., MT., dmana ia menyampaikan bahwa Kabupaten Boltim akan mendapat proyeksi pekerjaan yang telah diusulkan oleh Bupati beberapa waktu lalu, yakni Peningkatan ruas jalan Matabulu-Jiko Belanga 10,3 Km, Pelebaran 2 jembatan serta pemeliharaan sekaligus pelebaran jalan diantara ruas jalan Buyat-Molobog yang akan dikerjakan tahun 2024. Ada juga 7 jembatan pada tahun 2025, dan sisanya 3 jembatan masih menuggu pengurusan lahan disekitar.

“Boltim akan kebagian proyeksi pembangunan dari usulan yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Ada peningkatan jalan Matabulu-Jiko Belanga sebesar 40 Miliar Rupiah dan pelebaran 2 jembatan dikerjakan tahun 2024 dengan anggaran 8,3 miliar dan pemeliharaan sekaligus peningkatan jalan sepangjang Buyat-Molobong yang ke standar lebar 14 meter. Ruas jalan Jiko Belanga bulan Mei akan dimulai pekerjaannya, begitu juga dengan pelebaran Jembatan Tombolikat dan Kayumoyondi akan dimulai bulan mei juga. Nantinya akan menyusul sebanyak 7 jembatan di Boltim. Ada juga 3 jembatan yang telah dicek namun ada kendala soal lahan disekitar, yakni jembatan Bulawan, jembatan 1 Kotabunan dan jembatan 2 Kotabunan,” tutur Hendro kepada Bupati Sam Sachrul Mamonto.

bupati Boltim presentasikan program

Di samping itu, dengan disetujuinya usulan Bupati Boltim sebelumnya, Bupati Sam Sachrul Mamonto atas nama Pemerintah Kabupaten Boltim mengucapkan terima kasih kepada jajaran BPJN Kementerian PUPR. Bupati pula menyebutkan, bila rencana pelebaran ditiga jembatan di Boltim yang masih terkendala lahan, akan sesegera mungkin diselesaikan, agar pengerjaanya bisa rentak dengan pelebaran 7 jembatan lainnya.

“Terima kasih usulan yang lalu telah disetujui dan akan segera dilaksanakan. Mengenai pelebaran tiga jembatan yang masih terkendala lahan, kami akan langsung lakukan rapat untuk menyelesaikan sehingga pelebaran bisa bersama-sama dilaksanakan dengan pelebaran 7 jembatan yang lain.” pungkas Bupati.

Diketahui, Bupati Sam Sachrul Mamonto dalam agenda presentasi tersebut, turut didampingi oleh Kepala Dinas (Kadis) PU merangkap Asisten II Boltim, Harris Pratama Sumantha ST., MT., bersama Tenaga Ahli Bupati, Fiko Onga S.IP., M.Si.

Perlu diketahui, bahwa dalam waktu dekat, Bupati Sam Sachrul Mamonto berencana akan kembali menyampaikan presentasi usulan program prioritas ke Kementerian PUPR.

Penulis : Redaksi
Back to top button