Topik Terkini

Cegah Dini Karhutla, Polsek Rantau Alai Gelar Patroli Terpadu dan Sosialisasi Larangan Bakar Lahan

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap mengancam di musim kemarau, Polsek Rantau Alai jajaran Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla. Kegiatan pemantauan wilayah ini dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Mei 2026, dengan menyasar wilayah Kecamatan Rantau Alai, khususnya di Desa Mekarsari hingga Desa Sukananti, Kabupaten Ogan Ilir.

Tim patroli yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan untuk memantau titik-titik rawan, memeriksa kondisi lingkungan, serta menyebarluaskan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi berkoordinat -3,05629 dan 104.773229, diketahui karakteristik wilayah tersebut berupa vegetasi rawa dan semak belukar dengan jenis tanah mineral. Kondisi kadar air bahan bakar di lokasi tercatat dalam kategori sedang, dengan potensi bahaya kebakaran juga berada pada tingkat sedang. Wilayah tersebut merupakan kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) yang cukup padat aktivitas penduduknya, terutama warga yang berprofesi sebagai petani atau pekebun.

Dari hasil pemantauan titik panas (Hotspot) di seluruh wilayah hukum Polsek Rantau Alai, dilaporkan hasilnya Nihil atau tidak ditemukan tanda-tanda titik panas maupun asap kebakaran. Selain itu, hingga saat ini tidak tercatat adanya kejadian kebakaran lahan maupun hutan baik di wilayah Kecamatan Rantau Alai maupun di daerah sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, personil tidak hanya melakukan pemantauan kondisi alam dan ketersediaan sarana prasarana sumber air, namun juga secara aktif melakukan sambang dan pendekatan ke masyarakat. Petugas menyebarkan Maklumat Kapolda Sumsel yang berisi larangan tegas membuka lahan dengan cara dibakar, serta menghimbau warga agar berperan aktif sebagai Masyarakat Peduli Api (MPA). Warga diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan, menjaga keamanan lingkungan, dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila melihat adanya potensi kebakaran atau asap yang mencurigakan.

Rangkaian patroli dilakukan berkeliling menyisir jalur dari Desa Mekarsari menuju Desa Sukananti guna memastikan seluruh titik rawan terpantau dan aman.

Kapolsek Rantau Alai IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H mengatakan bahwa pencegahan adalah langkah paling utama dan efektif dalam penanggulangan Karhutla. Menurutnya, karakteristik wilayah yang memiliki potensi kebakaran menjadikan patroli dan sosialisasi harus terus digencarkan agar masyarakat paham risiko dan sanksi hukum yang ada.

“Kami terus bergerak dan memantau setiap sudut wilayah rawan, mulai dari kondisi tanah, kadar air, hingga aktivitas warga. Kami tegaskan kembali bahwa membuka lahan dengan cara dibakar adalah tindakan yang dilarang dan melanggar hukum. Melalui Bhabinkamtibmas, kami mengedukasi warga agar peduli api dan menjaga lingkungan bersama-sama. Alhamdulillah hingga saat ini wilayah kami aman, tidak ada titik panas maupun kebakaran. Namun kami tidak akan lengah, patroli dan imbauan akan terus kami lakukan agar Rantau Alai tetap aman dari asap dan bahaya kebakaran,” tegas Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek juga berharap seluruh elemen masyarakat semakin sadar dan patuh terhadap aturan, serta mau bergandengan tangan dengan kepolisian dan instansi terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga berharap wilayah Rantau Alai senantiasa bebas dari Karhutla, udara tetap bersih, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan sehat dan nyaman.

“Kami berharap himbauan dan sosialisasi yang kami sampaikan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik oleh seluruh warga. Mari kita hindari cara-cara yang merusak lingkungan, demi kesehatan dan keselamatan kita semua. Kami juga berharap peran aktif Masyarakat Peduli Api semakin kuat, sehingga jika ada potensi kebakaran bisa segera dipadamkan atau dilaporkan. Semoga wilayah Rantau Alai dan seluruh Ogan Ilir selalu dalam keadaan aman, kondusif, dan terbebas dari bencana asap kebakaran lahan,” harapnya.

Back to top button