Topik Terkini

Cek Lapangan Lokasi Titik Panas, Polsek Indralaya Pastikan Indikasi Asap Berasal Dari Obor Perusahaan

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Guna memastikan akurasi data dan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Indralaya melaksanakan kegiatan mitigasi serta pengecekan langsung ke lokasi atau ground check terhadap laporan titik panas (Hotspot). Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 01 Juni 2026, sekira pukul 10.50 Wib, bertempat di wilayah Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Pengecekan dilakukan di lokasi dengan titik koordinat -3.100110, 104.703580, yang sebelumnya terdeteksi adanya indikasi titik panas. Tim survei yang berjumlah 1 orang personil dari kepolisian turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi sebenarnya di lokasi.

Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, diketahui karakteristik wilayah tersebut berupa vegetasi rumput, semak belukar, serta berada di lingkungan kawasan perusahaan PT. ESSA dan berdekatan dengan jalur rel kereta api. Jenis tanah di lokasi tersebut adalah tanah mineral dengan status penguasaan lahan merupakan aset milik PT. ESSA.

Hasil pemantauan mendalam menunjukkan bahwa luas lahan yang terbakar adalah 0 Hektar, artinya tidak ditemukan sama sekali kobaran api maupun lahan yang terbakar. Status api dinyatakan Nihil. Setelah dilakukan penelusuran dan identifikasi sumber panas, diketahui bahwa indikasi titik panas yang terdeteksi pada pemantauan awal ternyata bersumber dari nyala obor atau cerobong yang beroperasi di lingkungan PT. ESSA, bukan akibat pembakaran lahan atau kebakaran liar.

Dengan hasil temuan tersebut, dapat dipastikan bahwa tidak ada kejadian Karhutla di wilayah tersebut dan situasi lingkungan sekitar dinyatakan aman serta terkendali.

Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H mengatakan bahwa kegiatan pengecekan langsung ke lapangan adalah langkah wajib untuk memverifikasi setiap data atau laporan adanya titik panas. Menurutnya, hal ini penting untuk membedakan antara kebakaran lahan yang berbahaya dengan aktivitas operasional warga atau perusahaan, agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penanganan yang keliru.

“Setiap ada laporan atau deteksi titik panas, kami pastikan selalu turun ke lokasi untuk mengecek kebenarannya. Hari ini kami lakukan ground check di Desa Sungai Rambutan, tepatnya di kawasan PT. ESSA. Alhamdulillah, setelah kami telusuri dan amati langsung, ternyata tidak ada api maupun lahan yang terbakar sama sekali. Indikasi panas tersebut murni berasal dari obor/peralatan operasional perusahaan yang memang ada di lokasi tersebut, sehingga ini bukan merupakan ancaman kebakaran lahan. Kami tegaskan, wilayah hukum Indralaya aman dari Karhutla, namun kami tetap akan waspada dan memantau terus setiap perkembangan kondisi lingkungan agar tidak ada kebakaran yang terlewat pantauan,” tegas Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek berharap dengan adanya pengecekan langsung ini, informasi yang beredar dapat jelas dan akurat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Ia juga berharap kerja sama dengan pihak perusahaan dan warga sekitar tetap terjalin baik dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami berharap masyarakat tenang dan percaya bahwa kami selalu memantau kondisi wilayah. Kami juga mengimbau pihak perusahaan untuk tetap menjaga standar keamanan operasionalnya agar aman bagi lingkungan sekitar. Mari kita sama-sama jaga wilayah Indralaya Utara dan sekitarnya agar tetap bersih dari asap, aman dari kebakaran, dan kondusif untuk ditinggali maupun beraktivitas,” harapnya.

Back to top button

Suka artikel kami? Jadikan situs ini Sumber Pilihan Anda di Google!

Follow di Google Search