Amir Hamza, Anggota DPRD Komisi II Minta Bupati Serius Perhatikan Dampak Fenomena El Nino

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir dari Komisi II, Amir Hamza, meminta Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir di bawah pimpinan Bupati Panca Wijaya Akbar untuk segera memperhatikan dan mengambil langkah antisipasi serius menghadapi potensi dampak buruk fenomena El Nino yang diprediksi melanda wilayah Sumatera Selatan, termasuk Ogan Ilir, sepanjang tahun 2026 ini .
Permintaan ini disampaikan Amir Hamza mengingat peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan fenomena El Nino akan menyebabkan musim kemarau lebih panjang, suhu udara lebih panas, dan curah hujan jauh di bawah rata-rata normal. Kondisi ini berisiko tinggi memicu kekeringan parah, krisis air bersih, kebakaran lahan, hingga ancaman gagal panen yang merugikan petani dan mengganggu ketahanan pangan daerah.
“Bupati harus segera memerintahkan dinas-dinas terkait, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, hingga BPBD, untuk menyusun langkah strategis penanggulangan. Jangan menunggu dampak sudah terasa parah baru bertindak. Antisipasi sejak dini sangat penting agar kerugian masyarakat dan daerah bisa diminimalisir,” tegas Amir Hamza, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, sektor yang paling rentan terdampak adalah pertanian dan ketersediaan air bersih. Lahan pertanian berpotensi kering, saluran irigasi menyusut debitnya, dan persediaan air bersih warga bisa menipis. Jika tidak disiapkan langkah penanganan, bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan harga pangan dan masalah kesehatan akibat lingkungan yang kering dan berdebu.
Amir Hamza menyarankan beberapa langkah konkret yang harus segera dilakukan Pemkab Ogan Ilir. Pertama, memetakan wilayah rawan kekeringan dan rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kedua, menyiapkan sumber air cadangan seperti memperbaiki embung, sumur bor, dan jaringan irigasi. Ketiga, menyiapkan bantuan air bersih bagi warga di daerah kritis. Keempat, memberikan edukasi kepada petani agar menyesuaikan pola tanam dan menggunakan bibit tahan kering. Terakhir, menyiapkan anggaran tak terduga untuk penanganan bencana kekeringan dan Karhutla.
“Kami di Komisi II DPRD Ogan Ilir siap mendukung dan mengawal setiap kebijakan serta alokasi anggaran yang bertujuan melindungi masyarakat dari dampak El Nino ini. Prioritas utama adalah keselamatan warga dan menjaga stabilitas pangan serta ekonomi daerah,” tambahnya.
Amir juga mengingatkan bahwa potensi Karhutla saat cuaca panas ekstrem sangat tinggi, sehingga patroli rutin dan kesiapan tim pemadam kebakaran juga harus ditingkatkan sejak sekarang. Ia berharap Bupati segera merespons masukan ini dan mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh menghadapi cuaca ekstrem akibat El Nino.
“Jangan sampai kita lengah. Fenomena alam ini nyata dan dampaknya sangat merugikan. Kepedulian dan langkah cepat pemerintah daerah adalah kunci agar masyarakat Ogan Ilir tidak terlalu berat menanggung dampaknya,” pungkas Amir Hamza.





