DKM Bersama DPW WIB Sumut Salurkan Bantuan Korban Banjir Aceh Tamiang

Medan, Jelajahindo.com – DKM Masjid As Salam Buaran Regency Pondok Kelapa Jakarta Timur bekerja sama dengan Ketua DPW Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Sumatera Utara, Agustin Malik, SE, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Bantuan tersebut sampai ke daerah yang jarang terjangkau, antara lain Kecamatan Rantau, Kampung Durian, Kampung Lalang, dan kawasan kebun ubi di Aceh Tamiang Kuala Simpang.
”Bantuan ini bertujuan untuk menjangkau saudara kita yang terkena dampak banjir di daerah yang belum terjamah bantuan sebelumnya, Ia juga menambahkan bahwa penerangan PLN di Aceh Tamiang belum merata,hanya sekitar 20 persen penduduk yang menikmatinya,” ujar Ketua DPW WIB Sumut Agustin Malik,Selasa (16/12/2025)
Kami bersama tim, melakukan perjalanan selama sembilan jam untuk bisa sampai di lokasi bencana, biasanya kami hanya memerlukan waktu kurang lebih empat jam saja, itu dikarenakan sulitnya medan berat yang kami lalui, untuk menuju ke pelosok daerah terdampak banjir, Kondisinya sangat memprihatinkan sekali.Lingkungan di sekitar berbau anyir, amis dan aroma busuk endapan lumpur yang sudah berminggu-minggu bercampur matrial lain yang mulai membusuk, juga minimnya penerangan, sehingga kondisinya sangat gelap gulita pada saat malam hari, ditambah intensitas hujan yang masih terus turun pada hari Minggu 15 Desember 2025,ujarnya.
Lebih lanjut Ketua DPW Perkumpulan WIB Sumatra Utara menegaskan mengecam Keras dan Tegas kepada para pelaku pembalakan hutan, baik perusahaan milik Pemerintah maupun swasta yang telah menjadi sebab dampak terjadinya banjir bandang bercampur lumpur serta kayu gelondongan.
“Kami mengecam keras dan tegas segala bentuk praktik penebangan hutan yang dilakukan secara masif tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan manusia baik itu yang dilakukan oleh perusahaan Negara maupun swasta, Kami mohon dengan sangat kepada Presiden RI. Prabowo Subianto, agar mencabut Ijin Usaha perusahaan perusak hutan, dan menuntut pertanggung jawaban penuh atas bencana yang telah menelan ribuan korban,Kami bersama masyarakat akan terus memantau dan menyoroti hal tersebut, hingga Masyarakat mendapatkan keadilan,” tegasnya. (Tim)





