Pasca Penyesuaian Harga BBM, Polsek Pemulutan Lakukan Patroli ke Dua Lokasi SPBU

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Menindaklanjuti kebijakan penyesuaian harga BBM Non‑subsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, jajaran Polsek Pemulutan melaksanakan patroli dan pemantauan langsung di lokasi stasiun pengisian bahan bakar. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 sekira pukul 13.00 WIB sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli dipimpin oleh Kanit Patroli bersama anggota, yang menyasar dua titik strategis yaitu SPBU 23.306.23 di Jalan Lingkar Selatan, Desa Pegayut, serta SPBU 24.306.184 di Jalan Lingkar Selatan, Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan.

Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Stok ketersediaan BBM, baik jenis bersubsidi maupun non‑subsidi, terjaga dengan baik dan distribusi berjalan lancar. Tidak ditemukan antrean panjang, kerumunan massa, spanduk penolakan, maupun seruan provokasi di masyarakat. Selain itu, belum terdeteksi adanya berita bohong atau isu negatif yang berpotensi memicu keresahan.
Berdasarkan analisis pihak kepolisian, kenaikan harga BBM Non‑subsidi belum menimbulkan gejolak karena tidak memengaruhi harga Pertalite dan Bio Solar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat menengah ke bawah. Masyarakat juga memahami bahwa penyesuaian ini merupakan mekanisme pasar dan belum berdampak langsung pada tarif angkutan maupun harga kebutuhan pokok.
Meski demikian, selisih harga yang cukup besar dikhawatirkan dapat mendorong peralihan penggunaan ke BBM bersubsidi, yang berisiko menimbulkan antrean panjang dan penyalahgunaan seperti penimbunan atau pembelian berulang secara tidak wajar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polsek Pemulutan merekomendasikan penebalan patroli berseragam terutama pada jam sibuk, koordinasi ketat dengan pengelola SPBU agar mendistribusikan BBM sesuai peraturan, serta terus melakukan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.
Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. menyatakan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan kebijakan berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan.
“Kami hadir untuk mengatur arus lalu lintas, mengawasi ketersediaan pasokan, serta mencegah penyalahgunaan BBM. Masyarakat kami imbau agar tetap tenang dan bijak dalam menggunakan bahan bakar,” ujarnya.
Kapolsek juga berharap agar sinergi antara kepolisian, pengelola SPBU, dan masyarakat tetap terjaga.
“Semoga situasi aman ini terus berlanjut, dan kebijakan pemerintah dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan keresahan. Kami juga berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan momen ini untuk mengambil keuntungan secara tidak wajar,” harapnya.




