Antisipasi Karhutlah, Polsek Indralaya Laksanakan Patroli dan Pemantauan Wilayah Rawan Kebakaran

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dapat merugikan lingkungan dan masyarakat, personil Polsek Indralaya melaksanakan kegiatan mitigasi sekaligus patroli pemantauan di wilayah yang dinilai rawan terbakar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026, sekira pukul 10.30 Wib hingga pukul 11.30 Wib, bertempat di wilayah Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Pemantauan difokuskan pada lahan milik warga yang memiliki karakteristik tanah jenis mineral, dengan kondisi vegetasi berupa rumput purun, ilalang, semak belukar, serta terdapat pepohonan kayu gelam. Kondisi alam seperti ini dinilai cukup kering dan sangat mudah terbakar, sehingga menjadi perhatian khusus serta memerlukan pengawasan rutin agar tidak terjadi kebakaran yang meluas.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 1 orang personil Polsek Indralaya serta didampingi oleh 1 orang warga setempat selaku Ketua Rukun Tetangga (Red Kar). Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa seluruh wilayah yang diperiksa dalam keadaan aman dan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap sama sekali. Meskipun demikian, kondisi lahan yang penuh semak dan tanaman kering tetap menjadi perhatian utama karena sangat rawan terbakar jika terkena percikan api.
Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan hambatan berarti, namun mengingat potensi bahaya yang cukup tinggi, petugas menekankan perlunya intensitas patroli dan pengawasan terus ditingkatkan secara berkala.
Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H mengatakan bahwa kegiatan patroli dan mitigasi ini merupakan langkah antisipasi dini yang sangat penting dilakukan, mengingat kondisi lahan di wilayah tersebut sangat rentan terbakar. Menurutnya, pencegahan lebih utama daripada penanggulangan, sehingga kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memantau langsung kondisi serta mengingatkan masyarakat agar berhati-hati.
“Kami terus melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi rawan kebakaran. Kondisi di Desa Sungai Rambutan ini penuh dengan rumput kering dan semak belukar yang sangat mudah terbakar, sehingga harus terus kami awasi. Alhamdulillah hari ini aman dan nihil api, namun kami tidak boleh lengah sedikitpun. Kami akan terus melakukan patroli rutin guna memutus kemungkinan terjadinya kebakaran yang bisa merugikan banyak pihak,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek juga berharap seluruh masyarakat, khususnya pemilik lahan dan warga yang tinggal di sekitar lokasi rawan, dapat lebih peduli dan berhati-hati. Ia mengimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang api sembarangan yang dapat memicu kebakaran besar.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya kebakaran lahan, serta tidak sengaja maupun sengaja membakar semak atau rumput yang bisa merembet ke mana-mana. Mari kita jaga lingkungan bersama, hindari segala hal yang bisa memicu api, dan segera laporkan kepada pihak berwajib jika melihat ada asap atau titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas. Semoga wilayah kita selalu aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” harapnya.





