Tim Gabungan BKO Polda Sumsel, Personel Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir TNI dan Masyarakat Padamkan Karhutlah

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Tim gabungan yang terdiri dari personel BKO Polda Sumsel, personel Polsek Pemulutan, TNI, serta masyarakat melaksanakan kegiatan mitigasi dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan 8 personel BKO Polda Sumsel, 8 personel Polsek Pemulutan, 2 personel TNI, serta masyarakat. Tim melakukan pengecekan dan penanganan terhadap titik api di lokasi dengan koordinat -3.0422031, 104.7574610.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±3,5 hektare, sedangkan luas lahan yang berhasil dipadamkan sekitar ±2 hektare. Sementara itu, sumber api hingga pelaksanaan kegiatan belum diketahui.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi kendala karena lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air. Kondisi tersebut menyebabkan petugas mengalami kesulitan untuk menjangkau titik api yang berada di bagian tengah lahan.
Meski demikian, berkat kerja sama dan upaya seluruh personel yang terlibat, pemadaman tetap dapat dilakukan. Petugas menggunakan mesin pompa air milik Polsek Pemulutan dan satu unit mobil rantis Polda Sumsel untuk memadamkan titik api.
Setelah dilakukan upaya pemadaman secara bersama-sama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.45 WIB dan kondisi di lokasi dinyatakan padam total.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, SH, SIK, MH mengatakan bahwa jajaran Kepolisian Resor Ogan Ilir akan terus berupaya menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya.
“Kami akan terus berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan Karhutla secara maksimal. Personel akan selalu melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran serta bergerak cepat apabila ditemukan adanya titik api,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Apabila menemukan adanya titik api atau mengetahui adanya kebakaran lahan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin dan tidak meluas,” tambahnya.
Kegiatan mitigasi dan pemadaman tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menangani Karhutla serta mencegah api meluas ke area lainnya. Kondisi lokasi saat ini dilaporkan padam total.





