Topik Terkini

Polsek Tanjung Batu Cek Hotspot di Desa Seri Bandung dan Ingatkan Larangan Karhutla

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Personel Polsek Tanjung Batu, Polres Ogan Ilir, bergerak cepat melakukan pengecekan titik panas atau hotspot yang terdeteksi di wilayah Seri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Pengecekan tersebut merupakan langkah deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan tidak terjadi penyebaran api.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik hotspot berada pada koordinat 3°24’01.5″S 104°38’35.4″E dengan luasan lahan sekitar satu hektare. Lokasi tersebut merupakan area perkebunan tebu dengan kondisi lahan dataran dan tercatat sebagai lahan milik PT Sgn Cinta Manis.

Sesampainya di lokasi, personel Polri menemukan bahwa titik api sudah dalam kondisi padam. Namun, masih terdapat sisa asap di sekitar semak belukar. Personel kemudian melakukan pemantauan secara langsung dan patroli di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna menegaskan bahwa setiap informasi mengenai hotspot harus segera ditindaklanjuti sebagai bentuk keseriusan Polri dalam mencegah Karhutla.

“Jangan menunggu api membesar. Setiap titik panas harus segera dicek dan dipastikan kondisinya. Langkah cepat di lapangan merupakan bagian dari upaya kita mencegah Karhutla meluas dan berdampak kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan untuk kepentingan apa pun.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sekecil apa pun api yang ditimbulkan dapat menjadi ancaman apabila tidak terkendali,” tegasnya.

Kapolsek mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi Karhutla.

“Pertanyaannya sederhana, apakah kita ingin melihat lingkungan kita terbakar dan masyarakat terdampak asap? Tentu tidak. Karena itu, mari kita cegah bersama sebelum terjadi. Kalau melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan kepada petugas,” ajak AKP Suparna.

Ia menambahkan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kepedulian masyarakat, pemerintah daerah, TNI, perusahaan, serta seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga wilayah Ogan Ilir agar tetap aman dari Karhutla,” tambahnya.

Dari hasil pengecekan terakhir, tidak ditemukan lagi titik api di lokasi. Meski demikian, personel Polsek Tanjung Batu tetap melaksanakan patroli dan pemantauan di sekitar kawasan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran susulan.

Polsek Tanjung Batu, Polres Ogan Ilir kembali mengingatkan bahwa membakar hutan dan lahan bukan solusi, melainkan dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mengganggu aktivitas warga.

Melalui deteksi dini dan respons cepat di lapangan, Polres Ogan Ilir berkomitmen untuk terus mencegah Karhutla dan menjaga wilayah Kabupaten Ogan Ilir tetap aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Back to top button