Polsek Tanjung Raja Tanam Jagung di Desa Kota Daro I untuk Dukung Program Ketahanan Pangan

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Tanjung Raja Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 1 hektar milik Bapak Feri, bertempat di Dusun III RT 11 Desa Kota Daro I, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (29/08/2025) sekira pukul 09.30 WIB.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Tanjung Raja diwakili oleh Wakapolsek Tanjung Raja IPDA Hairil Anwar, Camat Rantau Panjang, Kanit Binmas Polsek Tanjung Raja Aiptu Dedi Harsanto, Pendamping Kecamatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kades Kota Daro I, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Raja Brigpol M. Anugerah, Babinsa Sertu Samsi, Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang, Perangkat Desa, Ketua dan pengurus Bumdes Kota Daro I dan masyarakat.
Penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung pipil sebanyak 40 kilogram. Proses ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketersediaan pangan, dengan melibatkan pihak pemerintah desa dan penyuluh pertanian.

Kapolsek Tanjung Raja diwakili oleh Wakapolsek Tanjung Raja IPDA Hairil Anwar menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah memastikan ketersediaan pangan, meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa, serta menghindari potensi kerawanan pangan,” ungkapnya.
Camat Rantau Panjang menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
“Kami menyambut baik program penanaman jagung ini. Kolaborasi antara Polsek, pemerintah desa, dan Bumdes akan berdampak positif dalam mewujudkan desa yang mandiri pangan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Kota Daro I, mengungkapkan harapannya agar program ini dapat menjadi solusi untuk mendukung perekonomian warga.
“Kami berharap program ini berkelanjutan, sehingga hasil panen nanti bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” katanya.
Dengan adanya kolaborasi antara Polsek Tanjung Raja, pemerintah desa, Bumdes, dan penyuluh pertanian, diharapkan program ini dapat berjalan berkesinambungan sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaatnya secara langsung.





