Proyek Air Bersih Bernilai Rp5,7 Miliar Angka Rinci Waktu Singkat Hasil Penuh Tanda Tanya

BOLTIM — Uang rakyat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), seharusnya menghasilkan fasilitas yang kokoh, bertahan lama, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Namun realisasi proyek sarana air bersih di Desa Buyat Bersatu, dengan nilai anggaran Rp5.780.762.208 justru memicu banyak pertanyaan.
Pekerjaan proyek ini berjalan dalam rentang waktu yang terhitung singkat: dimulai pada 21 Mei 2025 dan dinyatakan selesai pada 04 Juli 2025. Jangka waktu pelaksanaan yang pendek dengan nilai anggaran di atas miliaran rupiah ini terkesan penuh tanda tanya di mata masyarakat.
Hasil yang terlihat di lapangan dinilai tidak sebanding dengan besarnya dana yang telah dikeluarkan. Pipa yang seharusnya tertanam rapi justru tergeletak di atas permukaan tanah, dan hingga kini belum ada air yang mengalir ke rumah warga. Realisasi yang terkesan “asal jadi” ini sama sekali tidak mencerminkan besarnya nilai anggaran yang telah disetujui.
“Anggaran sangat rinci dan besar, namun hasilnya tidak terasa. Kami memohon kepada pihak berwenang agar segera mengerahkan tim audit, melakukan transparansi penuh, serta evaluasi teknis kembali. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan benar agar manfaatnya dapat benar-benar dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” ungkap warga, (29/09/2026).
Warga menegaskan, mereka tidak menuntut lebih, hanya ingin dana yang telah dikeluarkan digunakan dengan benar, terukur, dan menghasilkan fasilitas air bersih yang benar berfungsi dan bertahan lama.
(Andry)





