Rumah Panggung Terbakar di Ulak Kerbau Baru, Polsek Tanjung Raja Lakukan Olah TKP, Kerugian Capai Rp25 Juta

OGAN ILIR, Jelajahindo.com — Sebuah rumah panggung milik Atik Suarni (58), warga Dusun II RT 003, Desa Ulak Kerbau Baru, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, terbakar pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian pemilik rumah sedang berada di bagian bawah rumah. Korban kemudian mendengar suara bising yang berasal dari lantai atas.
Awalnya, korban menduga suara tersebut berasal dari kucing. Namun, karena merasa curiga, korban kemudian keluar untuk mengecek kondisi rumah.
Saat dilakukan pengecekan, korban melihat kobaran api sudah membesar di bagian atas rumah. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan menjalar hingga ke bagian belakang rumah.
Melihat kondisi tersebut, korban bersama masyarakat sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual. Upaya pemadaman kemudian dibantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), personel BPBD, serta anggota Polsek Tanjung Raja.
Berkat kerja sama dan gotong royong petugas bersama masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan hingga tidak lagi membahayakan bangunan maupun lingkungan sekitar.
Dari keterangan awal di lokasi, api diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang terjadi di bagian atas rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan pihak berwenang.
Akibat kebakaran tersebut, bagian atas dan atap rumah panggung mengalami kerusakan. Sejumlah barang elektronik serta pakaian milik korban juga ikut terbakar.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, SH, M.Si mengatakan, personel Polsek Tanjung Raja telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Personel sudah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memasang garis polisi, melakukan dokumentasi serta meminta keterangan dari saksi-saksi,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terkait peristiwa kebakaran tersebut. Dugaan awal sumber api berasal dari korsleting listrik, namun pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, terutama kabel, stop kontak, dan peralatan listrik yang sudah tidak layak digunakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran. Jika ditemukan kabel atau peralatan listrik yang rusak, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti,” pungkasnya.
Petugas selanjutnya membuat laporan dan melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur atas peristiwa kebakaran tersebut.





