BoltimTopik Terkini

Sumber Air Semakin Jauh, Warga Desa Dibuyat Bersatu Pertanyakan Proyek Air Bersih Bernilai 5,7 Miliar

BOLTIM — Warga masyarakat Desa Buyat bersatu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menyuarakan kekecewaan dan mempertanyakan realisasi proyek pembangunan sarana air bersih di desa mereka.

Proyek yang dikabarkan berbandrol senilai sekitar Rp5,7 Miliar rupiah, hingga saat ini belum mampu mengalirkan air ke rumah warga, padahal instalasi keran dan meteran air sudah terpasang di beberapa titik.

Warga mengungkapkan, sejak pekerjaan proyek dinyatakan selesai, harapan warga untuk mendapatkan akses air bersih seperti yang dijanjikan justru belum terwujud. Keran yang terpasang hanya diam tanpa setetes air pun yang keluar.

“Sudah terpasang keran dan meteran di depan rumah, tapi sampai sekarang tidak ada air yang mengalir. Miliaran rupiah yang dikeluarkan, tapi hasilnya nol. Kami butuh kejelasan, kemana anggaran itu habis digunakan,” ujar warga Desa Buyat, (28/09/2026).

Masyarakat juga mengeluhkan tidak adanya sosialisasi maupun penjelasan resmi dari pihak pelaksana maupun pemerintah terkait kendala yang terjadi pada proyek tersebut.

Warga berharap pihak berwenang segera menelusuri dan meneliti pelaksanaan proyek ini, mengingat dana yang digunakan sangat besar namun manfaatnya belum dirasakan sama sekali oleh masyarakat.

Warga lain juga menegaskan, air bersih adalah kebutuhan dasar, Proyek yang digarap dengan biaya miliaran rupiah tidak boleh berhenti hanya pada pemasangan keran dan meteran tanpa air yang mengalir. Warga meminta kejelasan dan solusi yang nyata agar dana rakyat tidak terbuang sia-sia.

“Jangan sampai proyek ini hanya menjadi tulisan di laporan, sementara kami tetap kesulitan mendapatkan air bersih,” tegas warga yang lain.

(Andry)

Tinggalkan Balasan

Back to top button