Fakultas Hukum Universitas Jember Raih Juara II NMCC-ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI dan Borong Kategori Terbaik

Jelajahindo.com, Jember – Fakultas Hukum (FH) Universitas jember (UNEJ) kembali menorehkan prestasi membagakan dalam ajang Asian Law student Association (ALSA nasional Moot court competition piala Mahkamah Agung ( NMCC MA) XXVI.
Bertuan rumah di universitas Hasanuddin tim FH UNEJ berhasil menyabet kategori Majelis Hakim terbaik, penasehat Hukum terbaik, penuntut Hukum terbaik, panitera terbaik, serta saksi terbaik, Ahli terbaik terdakwa terbaik, dibabak penyisihan dan meraih juara II pada final.
Kompetisi yang diselengarakan pada 6-9 Februari 2026 di Universitas Hasanuddin Makassar ini merupakan hasil kolaborasi antara ALSA dan Mahkamah Agung dikenal sebagai kompetisi peradilan semu tentu dan paling bergengsi di Indonesia.
Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan teknis peserta dalam hukum pidana, tetapi juga membentuk karakter calon penegak hukum yang berintegritas, baik sebagai hakim, jaksa, maupun Adpokat. Konsep perlombaan dirancang menyerupai praktik peradilan yang sesungguhnya, mulai dari tahap pemberkasan sejak proses penyidikan hingga pembacaan putusan persidangan.
Pada tahap penyisihan terdapat tiga belas kampus yang berpatisipasi, yakni UNSRI, USK, UNEJ, universitas Tadulako, UIN, Allauddin Makassar universitas Andi Djemma, UNDIP, UGM, Universitas Muhammadiyah Kendari, UNUD, UB, UNAIR, dan UNPAD.
Seluruh rangkaian persidangan, baik penyisihan maupun final, dilaksanakan secara langsung dipengadilan negeri Makassar dengan teknis dan standar yang ketat sebagaimana peradilan nyata. Dari babak penyisihan, bahwa empat tim terbaik yang berhak maju ke final dengan kasus posisi yang berbeda.
Empat tim terbaik yang berhak maju ke final empat tim yang bersaing yaitu UNPAD, UNEJ, Universitas Muhammadiyah Kendari, dan Universitas Andi Djemma. Pada babak ini, delegasi UNEJ mengupayakan diri untuk tampil konsisten dan kompetitip hingga akhirnya meraih juara II Nasional.
Aiman Mochammad, mahasiswa FH UNEJ yang bergabung sebagai official team sekaligus ketua delegasi NMCC ALSA piala Mahkamah Agung XXVI, menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari proses persiapan panjang yang dimulai sejak Agustus 2025. Proses penyusunan berkas dilakukan hingga Desember, kemudian lanjut latihan intensif persidangan sampai menjelang kompetisi pada Februari 2026.
“Dalam sehari kami bisa berlatih hinnga 18 jam. Tantangan terbesar adalah menjaga konsesitensi dan motivasi ditengah waktu istirahat yang sangat terbatas. Bantak hal yang harus dikorbankan seperti waktu, tenaga, latihan yang keras, dan jam istirahat yang sedikit. Namun kami selalu saling mengingatkan tujuan awal terbentuknya delegasi ini, bahwa kami membawa nama Universitas Jember,” ungkapnya.
Selama masa persiapan, tim juga menghadapi berbagai tantangan dan perbedaan pendapat yang mereka anggap wajar terjadi. Perbedaan pendapat dalam menyusun startegis dan Argumentasi hukum justru memperkuat kekompakan delegasi.
Dengan saling memberikan semangat motivasi, dan menjaga komunikasi, tim mampu mempertahankan solidaritas hingga hari perlombaan. Keberhasilan meraih seluruh kategori peran terbaik dibabak penyisihan sekaligus juara II di final menjadi pencapaian bersejarah bagi FH UNEJ.
Pada tahun sebelumnya. Delegasi UNEJ pernah menempati posisi ke tiga, dan tahun ini berhasil naik peringkat sekaligus membuktikan kualitas unggul di semua peran persidangan kompetisi bergengsi tingkat Nasional .
Penulis : D@ng





