Sosialisasi Bulan Bung Karno VIII di Labuhanbatu

Labuhanbatu, Sumatera Utara – Rumah Aspirasi Sihar Sitorus Center mengadakan kegiatan sosialisasi dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno yang ke-VIII pada Kamis malam, 9 Juli 2026. Acara tersebut berlangsung di Cafe Kembang Wahana Kia, yang beralamat di Jalan Lintas Lingga Tiga, Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.
Dalam pembukaan, Ketua Rumah Aspirasi Sihar Sitorus Center Labuhanbatu, Guruh Ochtama, menyampaikan bahwa peringatan kali ini mengangkat tema “Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator”. Pemilihan tema ini bertujuan untuk mengembalikan kesadaran seluruh kader dan masyarakat akan semangat perjuangan para pendiri bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.
Komitmen PDI Perjuangan dalam Memperingati Bulan Bung Karno
Ketua DPC PDI Perjuangan Labuhanbatu, Saptono S.E., menegaskan komitmen partainya dalam memperingati Bulan Bung Karno setiap tahunnya. Tradisi ini dilaksanakan secara konsisten pada bulan Juni, bertepatan dengan peringatan hari kelahiran Sang Proklamator yang ke-128.
“Sebagai keluarga besar PDI Perjuangan, kita tidak akan pernah melupakan sejarah yang merupakan jas merah. Apa yang kita nikmati pada hari ini tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu,” ungkap Saptono dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Saptono menekankan bahwa jas merah merupakan warisan tak ternilai bagi setiap kader PDI Perjuangan. Nilai tersebut harus dijaga dengan segenap jiwa dan dilestarikan sebagai fondasi utama partai dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada rakyat.
Pemikiran Bung Karno: Dedication of Life dan Trisakti
Narasumber utama dalam acara ini, Wesley Panjaitan, menguraikan dua konsep fundamental dari pemikiran Bung Karno yang masih sangat relevan hingga saat ini.
Dedication of Life
Konsep pertama adalah Dedication of Life, yang menekankan pentingnya pengabdian total seorang pemimpin bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyatnya. Prinsip ini menjadi pedoman bahwa kepemimpinan sejati harus didasarkan pada pengorbanan dan dedikasi tanpa pamrih.
Tiga Pilar Trisakti Bung Karno
Selain itu, Wesley Panjaitan juga menjelaskan gagasan Trisakti yang terdiri dari tiga pilar utama:
1. Berdaulat dalam Politik
Bangsa Indonesia wajib memiliki kedaulatan penuh dalam menentukan arah dan kebijakan nasional. Tidak boleh ada intervensi dari pihak asing yang mengganggu independensi politik negara ini.
2. Berdikari dalam Ekonomi
Indonesia harus mampu berdiri mandiri secara ekonomi. Ketergantungan pada sistem kapitalisme maupun imperialisme dari luar negeri harus diminimalisir demi membangun perekonomian nasional yang kuat dan berkeadilan.
3. Berkepribadian dalam Kebudayaan
Di tengah arus globalisasi yang semakin deras, bangsa ini harus tetap mampu mempertahankan identitas serta nilai-nilai luhur budaya sendiri. Modernisasi tidak boleh mengikis karakter bangsa yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Partisipasi dan Harapan Masa Depan
Acara yang berlangsung dengan antusias ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Turut hadir pengurus PAC Rantau Utara, PAC Rantau Selatan, PAC Bilah Barat, dan PAC Bilah Hulu. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan mahasiswa, warga sekitar, serta simpatisan Rumah Aspirasi Sihar Sitorus Center.
Sosialisasi Bulan Bung Karno 2026 ini menjadi momentum strategis bagi PDI Perjuangan Labuhanbatu untuk memperkuat pemahaman ideologi dan sejarah perjuangan partai di kalangan kader serta masyarakat luas.
Dengan mengusung tema yang menggugah jiwa perjuangan, diharapkan semangat proklamator akan terus hidup dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Penulis : Tim/Redaksi





