Di Tengah Gunjingan dan Tuduhan Rahman Salehe Tetap Teguh, Karya Nyata Lebih Kuat dari Kata‑Kata

BOLTIM Sulawesi Utara – Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rahman Salehe, belakangan ini tak lepas dari berbagai gunjingan, issu tak sedap, hingga tuduhan yang bermunculan ke permukaan, Ada yang membicarakan keberadaannya, ada pula yang sengaja mencari celah demi mencoreng nama baiknya. Namun di tengah semua itu, sikap Rahman Salehe justru tenang, rendah hati, dan tidak terpancing emosi.
“Kalau mulut orang lain mau bicara apa, itu di luar kendali saya, semakin seseorang berbuat dan bermanfaat, pasti semakin banyak pula yang memperhatikan, dan tidak semua pandangan itu baik, Biarlah mereka berbicara, yang penting saya tidak berhenti berbuat kebaikan,” ujar Rahman Salehe dengan tenang, (14/08/2026).
Ia tidak menyibukkan diri membalas tuduhan atau menyanggah gunjingan satu per satu Baginya, bukti paling kuat bukanlah perdebatan di mulut semata, melainkan karya nyata yang terus dirasakan rakyat, Di saat issu berkembang, justru semakin giat menepati janji memberangkatkan para Imam Masjid, kini berencana pula memberangkatkan para Guru Ngaji se‑Boltim, serta tetap hadir mendengar dan membantu warga yang membutuhkan.
“Janji saya bukan kepada mereka yang menuduh, tapi kepada Allah dan kepada rakyat yang telah mempercayai saya. Jika saya sibuk membalas kata‑kata, kapan waktu saya untuk melayani, Biarlah waktu dan perbuatan baik yang menjawab semua pertanyaan ini,” tegasnya.
Masyarakat pun mulai melihat dengan jelas bedanya, gunjingan akan berlalu, namun jasa dan kebaikan yang dirasakan rakyat akan tetap abadi, Banyak warga justru semakin menghargai sikap Rahman Salehe yang tidak mau menjatuhkan orang lain meski dirinya terus dijatuhkan.
“Beliau buktikan sendiri: orang yang hatinya benar, tidak perlu banyak bicara cukup perbuatan yang berbicara,” ucap Hasrin Mokodompit
Kini semua diserahkan kepada kebenaran yang pasti terungkap pada waktunya. Yang penting, kebaikan tidak boleh berhenti hanya karena ada yang tidak suka.
(Andry)




