Cegah Gejolak, Polsek Pemulutan Intensifkan Patroli di SPBU

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Dalam rangka memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca diberlakukannya penyesuaian harga BBM Non-Subsidi, personel Polsek Pemulutan kembali melaksanakan kegiatan patroli dan monitoring di titik-titik pengisian bahan bakar minyak (SPBU).
Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 01 Mei 2026, sekira pukul 14.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Pemulutan beserta anggotanya.

Tim melakukan pemantauan langsung di dua titik SPBU strategis di wilayah hukum Polsek Pemulutan, yaitu:
1. SPBU 23.306.23 di Jalan Lingkar Selatan, Desa Pegayut.
2. SPBU 24.306.184 di Jalan Lingkar Selatan, Desa Babatan Saudagar.
Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif menyusul kebijakan penyesuaian harga BBM Non-Subsidi yang mulai berlaku sejak tanggal 19 April 2026 lalu.
Dari hasil pemantauan yang dilakukan, diperoleh fakta bahwa situasi di wilayah Pemulutan dalam keadaan aman dan terkendali:
– Situasi di area SPBU terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan antrean panjang kendaraan atau kepanikan masyarakat (panic buying).
– Stok ketersediaan BBM, baik jenis subsidi maupun non-subsidi, dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.
– Tidak ditemukan adanya konsentrasi massa, spanduk penolakan, maupun seruan provokasi terkait kebijakan tersebut.
– Hingga saat ini, tidak terpantau adanya isu-isu negatif atau hoaks yang berpotensi memicu gejolak.
Kondisi yang kondusif ini diduga karena penyesuaian harga yang berlaku hanya pada jenis BBM Non-Subsidi, sehingga belum berdampak langsung pada masyarakat menengah ke bawah yang merupakan pengguna utama BBM bersubsidi (Pertalite dan Bio Solar) yang harganya tetap. Masyarakat juga memahami bahwa perubahan harga tersebut merupakan mekanisme pasar yang wajar.
Namun demikian, tingginya selisih harga berpotensi memicu perubahan perilaku konsumen untuk beralih ke BBM subsidi, yang dapat berdampak pada meningkatnya permintaan dan potensi penyimpangan.
Polsek Pemulutan memprediksi potensi yang perlu diwaspadai ke depannya, antara lain fenomena migrasi pengguna serta kerawanan tindak pidana seperti penimbunan, pembelian menggunakan jerigen tanpa izin, hingga pengoplosan BBM.
Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk kewaspadaan dan tanggung jawab pihaknya.
“Kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Meskipun saat ini kondisi aman dan terkendali, kami tidak boleh lengah. Potensi perpindahan pengguna dan penyalahgunaan BBM subsidi harus terus kita awasi bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek berharap dengan adanya patroli dan koordinasi yang intensif ini, distribusi BBM tetap berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai dengan aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.





