Datang ke SMAN 1 Indralaya, DPRD Sumsel Janji Perjuangkan Aspirasi Guru dan Siswa

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan turun langsung meninjau kondisi fasilitas pendidikan di SMA Negeri 1 Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyerap berbagai aspirasi dari pihak sekolah, tenaga pendidik dan para siswa.
Kunjungan kerja itu dilakukan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Ilyas Panji Alam, S.H., S.E., M.M., pada Selasa, 29 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Ilyas Panji Alam didampingi anggota Komisi V DPRD Sumsel, H. Imam Mustorik, S.H., M.Si., bersama tenaga ahli dan staf Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Rombongan DPRD Sumsel meninjau langsung sejumlah fasilitas yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, mulai dari ruang kelas, laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan hingga fasilitas sanitasi siswa.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah sekaligus mengetahui kebutuhan yang masih memerlukan perhatian pemerintah.
Ilyas Panji Alam menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di Sumatera Selatan, termasuk di Kabupaten Ogan Ilir.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pendidikan yang layak, aman dan memadai sangat penting untuk mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang optimal.
“Fasilitas penunjang belajar yang layak dan aman adalah hak setiap siswa. Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal serta menginventarisasi kebutuhan sarana prasarana yang perlu mendapat perhatian dari anggaran pemerintah provinsi,” ujar Ilyas.
Selain meninjau fasilitas sekolah, rombongan DPRD Sumsel juga berdialog bersama Kepala SMAN 1 Indralaya, jajaran guru serta para siswa, khususnya siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam dialog tersebut, pihak sekolah dan siswa menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah penambahan perangkat komputer serta peningkatan kapasitas jaringan internet untuk menunjang pembelajaran berbasis digital.
Di sisi lain, para guru juga menyampaikan masukan terkait pengembangan kompetensi tenaga pendidik serta penataan dan kepastian status tenaga pendidikan, termasuk guru honorer dan PPPK.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan kebutuhan fasilitas pendukung kegiatan ekstrakurikuler, olahraga serta sarana untuk mengembangkan bakat dan minat siswa.
Anggota Komisi V DPRD Sumsel, H. Imam Mustorik, mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan pihak sekolah, guru dan siswa telah dicatat untuk menjadi bahan evaluasi serta pembahasan lebih lanjut bersama instansi terkait.
Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian penting DPRD Sumsel, sehingga berbagai kebutuhan yang disampaikan sekolah akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan maupun penganggaran.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran dewan guru menyambut baik kunjungan pimpinan dan anggota DPRD Sumsel tersebut.
Pihak sekolah mengapresiasi langkah DPRD Sumsel yang datang secara langsung melihat kondisi fasilitas sekolah sekaligus membuka ruang dialog dengan guru dan siswa.
“Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan yang dihadapi sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Pudyo.
Kegiatan kunjungan kerja kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan dan jajaran DPRD Sumsel dengan pihak SMAN 1 Indralaya.
Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas peninjauan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan dukungan anggaran sehingga berbagai kebutuhan sekolah secara bertahap dapat terpenuhi.
Dengan adanya perhatian langsung dari DPRD Sumsel, pihak sekolah berharap sarana dan prasarana pendidikan di SMAN 1 Indralaya semakin lengkap, nyaman dan mampu menunjang peningkatan prestasi serta kualitas belajar para siswa.





