PemerintahanPolitikPringsewuTopik Terkini

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung Dapat Dukungan Penuh Pemkab Pringsewu

Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyatakan dukungan penuh terhadap Provinsi Lampung yang akan menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Momentum nasional tersebut dinilai bukan hanya menjadi agenda penting bagi insan pers, tetapi juga membuka peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah Lampung kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Komitmen itu disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat menerima audiensi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung Wirahadikusumah bersama jajaran PWI di Ruang Kerja Bupati Pringsewu, Kamis (10/9/2026). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang koordinasi awal untuk membangun dukungan daerah dalam menyukseskan dua agenda nasional yang akan berlangsung di Lampung pada 2027.

Riyanto memandang penyelenggaraan HPN dan Porwanas dapat memberikan dampak yang lebih luas apabila dimanfaatkan untuk memperkenalkan keunggulan masing-masing kabupaten dan kota di Lampung. Pringsewu, menurutnya, memiliki berbagai potensi yang dapat dipromosikan kepada peserta maupun masyarakat nasional yang nantinya memberikan perhatian terhadap Lampung.

Pringsewu Siap Ambil Bagian Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Salah satu potensi yang mendapat perhatian Bupati adalah produk Mocaf atau Modified Cassava Flour. Tepung berbahan dasar singkong tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi sekaligus peluang pengembangan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami komitmen untuk mendukung penuh suksesnya HPN dan Porwanas 2027 di Provinsi Lampung. Ini adalah momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas, dimana salah satu produk unggulan sekaligus kebanggaan kita adalah Mocaf (Modified Cassava Flour), tepung singkong yang bernilai ekonomi tinggi dan berpotensi mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Dukungan Pemkab Pringsewu menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan berskala nasional dapat dimanfaatkan lebih jauh daripada sekadar pelaksanaan agenda seremonial. Kehadiran insan pers dari berbagai daerah berpotensi membuka ruang promosi bagi produk unggulan, ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata hingga berbagai kekuatan lokal yang dimiliki Lampung.

Bagi Pringsewu, kesempatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperluas pengenalan produk daerah. Mocaf, misalnya, dapat menjadi salah satu komoditas yang diperkenalkan lebih luas karena pengembangannya berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan peluang peningkatan nilai tambah singkong.

Lampung Cetak Sejarah sebagai Tuan Rumah HPN

Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah menyambut dukungan yang diberikan Pemkab Pringsewu. Menurutnya, penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar pelaksanaannya dapat berjalan maksimal.

Dukungan pemerintah daerah, dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari persiapan. Terlebih, Lampung akan mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional.

“HPN di Provinsi Lampung akan menjadi sejarah baru karena untuk kali pertama dipercaya menjadi tuan rumah. Sebelum keputusan tersebut ditetapkan PWI Pusat, ada dua provinsi lain yang juga mengajukan diri sebagai tuan rumah, yakni Sumatra Utara dan Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Kepercayaan menjadi tuan rumah sekaligus memberikan tanggung jawab besar bagi Lampung. Persiapan tidak hanya berkaitan dengan agenda utama kegiatan, tetapi juga menyangkut kesiapan pelayanan, fasilitas, koordinasi antardaerah hingga bagaimana Lampung mampu memberikan kesan positif kepada peserta yang datang dari berbagai provinsi.

Kolaborasi Daerah Jadi Kunci Menyambut Agenda Nasional

Audiensi PWI Lampung dengan Bupati Pringsewu menjadi salah satu langkah untuk memperkuat komunikasi menjelang pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung. Kolaborasi sejak jauh hari diperlukan mengingat skala kegiatan yang melibatkan insan pers dari berbagai wilayah Indonesia.

Porwanas juga memiliki karakter tersendiri karena mempertemukan wartawan dalam kompetisi olahraga tingkat nasional. Kegiatan tersebut tidak hanya membawa semangat kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpers dari berbagai daerah.

Sementara HPN menjadi momentum untuk memperkuat peran pers sekaligus membangun komunikasi antara insan media, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Dengan Lampung sebagai tuan rumah, perhatian nasional terhadap provinsi tersebut diperkirakan meningkat selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kondisi itu dapat dimanfaatkan kabupaten dan kota untuk memperkenalkan identitas serta keunggulan daerah masing-masing. Produk lokal, kuliner, destinasi wisata dan potensi ekonomi dapat memperoleh ruang promosi lebih luas melalui kehadiran para jurnalis.

Mocaf Pringsewu Berpeluang Dikenalkan Lebih Luas

Pemkab Pringsewu melihat peluang tersebut salah satunya melalui pengembangan Mocaf. Produk olahan singkong memiliki potensi memberikan nilai tambah dibandingkan apabila komoditas pertanian hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

Semakin luas produk tersebut dikenal, peluang pengembangan pasar juga dapat terbuka. Dampaknya diharapkan tidak berhenti pada produsen, tetapi dapat menjangkau petani dan pelaku usaha yang terlibat dalam rantai produksi.

Karena itu, HPN dan Porwanas dapat menjadi momentum promosi daerah yang bernilai strategis. Kehadiran wartawan dari berbagai provinsi memberi kesempatan bagi produk maupun potensi Pringsewu untuk memperoleh eksposur lebih luas.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua PWI Kabupaten Pringsewu Joko Sulistyo bersama pengurus PWI Lampung dan PWI Pringsewu. Sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu juga hadir, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Titik Puji Lestari, Kepala Dinas Kominfo Moudy Ary Nazolla, Kepala Bakesbangpol Catur Agus Dewanto serta Kepala BPKAD Olpin Putra.

Dukungan yang disampaikan Pemkab Pringsewu menjadi modal bagi Lampung dalam mempersiapkan HPN dan Porwanas 2027. Dengan kolaborasi pemerintah daerah, organisasi pers, dunia usaha dan berbagai unsur masyarakat, agenda nasional tersebut diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan manfaat ekonomi dan promosi daerah bagi Lampung. (MN)

Tinggalkan Balasan

Back to top button