Kejari Tapsel Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos Ponpes, Kakan Kemenag Bungkam

Tapanuli Selatan, Jelajahindo.com –
Kasus dugaan korupsi Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Pondok Pesantren tahun anggaran 2020 dan 2021 yang ditangani oleh penyidik Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan diduga mengendap. Pasalnya, hingga saat ini belum jelas apakah kasus tersebut sudah naik dalam tahap penyidikan atau masih dalam penyelidikan.
Informasi yang dihimpun dilapangan, Rabu (10/7/2024) penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Madrasah pada Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan tahun anggaran 2020 s/d 2021.
Sekitar bulan Mei 2023 yang lewat, penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan telah memanggil dan dimintai keterangan Kasi Penmad Fahrul Sanawi yang kini menjabat sebagai Plt Kakan Kemenag Kabupaten Tapanuli Selatan. Berselang beberapa hari kemudian mantan Kakan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan Ikhwan Nasution.
Berdasarkan keterangan sejumlah pegawai ASN di kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan membenarkan bahwa Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan pernah memanggil dan memeriksa kasi Penmad Fahrul Sanawi pada saat itu. Namun kami tidak mengetahui secara pasti bagaimana kelanjutan kasus dugaan korupsi dana BOS Pondok Pesantren tersebut.
Sementara itu, Plt Kakan Kemenag Kabupaten Tapanuli Selatan Fahrul Sanawi saat dijumpai dikantornya tidak berhasil. “Bapak sekarang lagi diklat PIM ujar ajudannya”. (Tim)





