Boltim

Masyarakat Kecamatan Motongkad Apresiasi Kapolres Boltim, Respons Cepat Tindak PETI di Mintu Sangat Dihargai

BOLTIM Sulawesi Utara — Warga masyarakat di Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, terkait penanganan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Perkebunan Mintu, Desa Atoga.

Warga menilai respons kepolisian yang segera turun tangan menindak pelaku PETI adalah bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dan sumber daya alam di wilayah mereka.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Kapolres Boltim yang tidak hanya menyampaikan pernyataan tegas, tetapi juga segera mengerahkan tim ke lokasi untuk menindak pelaku PETI di Mintu. Ini yang kami harapkan, kepolisian hadir dan bertindak cepat, tidak hanya diam menonton rakyat dirugikan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Motongkad, Jumat (28/08/2026).

Warga juga menyampaikan bahwa keberadaan PETI di kawasan Perkebunan Mintu selama ini tidak hanya merusak lingkungan dan mencemari sumber air warga, tetapi juga menimbulkan ketidakamanan dan keresahan sosial di masyarakat. Tindakan tegas kepolisian dianggap sebagai angin segar bagi warga yang selama ini memendam kekhawatiran namun takut untuk bersuara.

“Kami senang sekali. Kapolres sudah membuktikan janjinya. Siapa pun pelaku PETI di Mintu, harus dipertanggungjawabkan. Kami berharap tindakan ini berkelanjutan, tidak berhenti di tengah jalan, dan kawasan Mintu benar-benar bersih dari aktivitas ilegal ini,” tambah warga lainnya.

Sebelumnya, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan telah menegaskan akan menindak tegas tanpa pandang bulu seluruh pelaku PETI di kawasan Perkebunan Mintu, Desa Atoga, dan tidak akan membiarkan siapa pun yang merugikan masyarakat dan negara lolos dari jerat hukum.

“Kami berharap sinergi antara kepolisian, Pemerintah Daerah, dan masyarakat terus terjalin erat, sehingga ke depannya tidak ada lagi aktivitas ilegal yang merusak alam dan mengganggu ketenteraman warga di wilayah Boltim,” tutup Kapolres.

(Andry)

Tinggalkan Balasan

Back to top button