ManadoPemerintahanPolitikSulawesi UtaraTopik Terkini

Perkembangan Terkini Pilkada Sulut 2024: Tiga Kandidat, Satu Persaingan Sengit

MANADO, JELAJAHINDO.COMPersaingan politik di Sulawesi Utara (Sulut) semakin memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Tiga bakal calon gubernur (cagub) dan pasangan mereka sedang berlomba meraih simpati masyarakat dalam menghadapi kontestasi politik ini. Mereka adalah Elly Lasut yang berpasangan dengan Hanny Joost Pajouw, Steven Kandouw yang didampingi Alfret Denny Tuejeh, dan Yulius Komaling bersama Victor Mailangkay.

Berdasarkan survei terbaru yang dirilis oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, ketiga pasangan ini memiliki tingkat elektabilitas yang berbeda-beda, dan sejauh ini Elly Lasut bersama pasangannya, Hanny Joost Pajouw, berhasil menduduki posisi teratas. Persaingan ini tidak hanya melibatkan pertempuran ide dan program, tetapi juga bagaimana masing-masing pasangan mampu menarik perhatian berbagai segmen pemilih, termasuk Generasi Z dan milenial yang memiliki pengaruh signifikan dalam peta politik di Sulut.

Hasil Survei LSI Denny JA, Siapa yang Unggul?

Survei yang dilakukan oleh LSI Denny JA pada tanggal 1-7 September 2024 ini melibatkan 800 responden di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan margin of error sebesar 3,5 persen. Hasil survei ini sangat penting dalam memberikan gambaran mengenai arah dukungan masyarakat terhadap ketiga pasangan calon.

Pada pertanyaan mengenai siapa yang akan mereka pilih jika pemilihan gubernur dilakukan pada hari survei, hasilnya menunjukkan bahwa pasangan Elly Lasut-Hanny Joost Pajouw unggul dengan 55,1 persen suara. Pasangan Steven Kandouw-Alfret Denny Tuejeh berada di posisi kedua dengan 32,6 persen, sementara Yulius Komaling-Victor Mailangkay hanya mendapatkan 2,5 persen suara.

Angka-angka ini menunjukkan keunggulan signifikan yang dimiliki oleh Elly Lasut dan Hanny Joost Pajouw, yang sudah dikenal luas di kalangan masyarakat Sulut. Namun, hasil survei ini bukanlah sesuatu yang pasti, mengingat dinamika politik bisa berubah sewaktu-waktu, terutama mendekati hari pemilihan.

Dukungan dari Generasi Z dan Milenial

Segmen pemilih muda, terutama Generasi Z dan milenial, menjadi salah satu fokus utama dalam survei ini. Mereka dianggap sebagai kelompok yang berpotensi mengubah arah perolehan suara karena karakteristik mereka yang kritis, dinamis, dan terhubung erat dengan teknologi informasi. LSI Denny JA juga menyajikan data khusus terkait pilihan dari generasi ini, yang memperlihatkan bahwa pasangan Elly Lasut-Hanny Joost Pajouw masih memimpin dengan angka yang cukup signifikan, yaitu 55,1 persen. Pasangan Steven Kandouw-Alfret Denny Tuejeh meraih 32,6 persen, dan Yulius Komaling-Victor Mailangkay tetap dengan angka rendah, yaitu 2,5 persen.

Ini menunjukkan bahwa Elly Lasut berhasil menarik perhatian pemilih muda, mungkin berkat strategi kampanye yang lebih terarah kepada generasi ini atau mungkin juga karena rekam jejaknya yang sudah dikenal baik di Sulut. Di sisi lain, Steven Kandouw dan Yulius Komaling masih perlu bekerja keras untuk mendapatkan lebih banyak dukungan dari segmen ini.

Survei Sebelumnya, Mengapa Elly Lasut Diunggulkan?

Keunggulan Elly Lasut dalam survei LSI Denny JA bukanlah sesuatu yang baru. Dalam survei-survei sebelumnya, ia juga konsisten berada di posisi teratas. Sebagai contoh, pada survei yang dilakukan pada akhir Maret 2024, Elly berhasil meraih 40,3 persen suara dalam simulasi delapan nama calon gubernur Sulut. Pada simulasi tersebut, ia unggul jauh dari lawan-lawannya, termasuk Christiany Eugenia Paruntu (CEP) yang hanya memperoleh 12,4 persen, dan Steven Kandouw yang mendapatkan 11 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa Elly Lasut memiliki basis dukungan yang cukup kuat dan solid. Masyarakat tampaknya masih memberikan kepercayaan besar kepada dirinya untuk memimpin Sulut. Selain itu, rekam jejaknya sebagai tokoh politik berpengalaman di Sulut juga menjadi salah satu faktor yang menguatkan posisinya dalam survei.

Kandidat Lain, Steven Kandouw dan Yulius Komaling

Meskipun Elly Lasut memimpin, pasangan Steven Kandouw-Alfret Denny Tuejeh tidak bisa diremehkan. Dengan perolehan 32,6 persen dalam survei LSI terbaru, mereka memiliki peluang besar untuk meningkatkan elektabilitas mereka seiring berjalannya waktu. Steven Kandouw sendiri adalah sosok yang cukup dikenal di Sulut, dan posisinya sebagai wakil gubernur saat ini memberinya platform yang kuat untuk menarik dukungan.

Namun, tantangan bagi Steven Kandouw adalah bagaimana ia bisa membedakan dirinya dari Elly Lasut. Meskipun ia memiliki pengalaman dan jaringan yang luas, persaingan ketat dengan Elly, yang juga memiliki basis dukungan kuat, memaksanya untuk berpikir strategis dalam menjalankan kampanyenya.

Di sisi lain, Yulius Komaling dan pasangannya, Victor Mailangkay, tampaknya masih kesulitan untuk mendapatkan dukungan yang signifikan. Dengan hanya 2,5 persen suara dalam survei terbaru, mereka harus berusaha lebih keras jika ingin menjadi pesaing serius dalam Pilkada ini. Meskipun demikian, politik adalah dunia yang penuh kejutan, dan tidak ada yang bisa diprediksi dengan pasti hingga hari pemilihan tiba.

Pertarungan Belum Selesai!

Survei-survei yang telah dilakukan memberikan gambaran awal mengenai siapa yang memiliki peluang lebih besar dalam memenangkan Pilkada Sulut 2024. Namun, seperti yang sering terjadi dalam dunia politik, segalanya bisa berubah dalam sekejap. Para calon harus terus mengembangkan strategi mereka, mendekati pemilih dengan program-program yang relevan, dan memastikan bahwa mereka mampu memenuhi harapan masyarakat.

Keunggulan sementara Elly Lasut tidak berarti akhir dari persaingan. Steven Kandouw dan Yulius Komaling masih memiliki waktu untuk mengejar ketertinggalan. Yang pasti, Pilkada Sulut 2024 akan menjadi pertarungan yang menarik dan penuh dinamika, dengan hasil akhir yang masih sulit diprediksi.

Penulis : Redaksi
Back to top button