Polsek Indralaya dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla 2 Hektar di Depan Wisata Danau Biru

OGAN ILIR, Jelajahindo.com – Tim gabungan Satgas Karhutla bergerak melakukan mitigasi dan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Tanjung Seteko, tepatnya di depan kawasan wisata Danau Biru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (13/9/2026) malam.
Kegiatan pemadaman berlangsung sejak sekitar pukul 21.30 WIB hingga 00.20 WIB. Petugas gabungan yang terlibat terdiri dari personel Polres Ogan Ilir, Polsek Indralaya, BKO Polda Sumsel, serta BPBD Kabupaten Ogan Ilir.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare. Vegetasi yang terbakar berupa rumput dan semak belukar dengan kondisi yang sudah kering sehingga api relatif mudah menjalar.

Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat -3.210710, 104.688174. Jenis tanah di lokasi merupakan tanah mineral, sementara status kepemilikan lahan belum diketahui.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi semak belukar dan kayu gelam yang telah mengering serta minimnya sumber penerangan di lokasi. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman pada malam hari cukup menyulitkan.
Meski demikian, Satgas Karhutla tetap melakukan upaya pemadaman secara maksimal dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi. Petugas melakukan pemadaman secara manual dan menggunakan mesin pompa jinjing dengan mengambil sumber air dari kanal yang masih memiliki debit air.
Setelah dilakukan penyisiran dan pendinginan di sejumlah titik, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total. Petugas juga memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi kembali membesar.
Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, SH, MH mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca panas dan vegetasi yang mudah terbakar.
“Kami bersama tim gabungan berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman agar api tidak meluas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat di sekitar lokasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran lahan.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, sekecil apa pun, karena kondisi vegetasi yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat merambat ke area lainnya.
“Polsek Indralaya berkomitmen bersama seluruh unsur terkait untuk mencegah dan menangani Karhutla. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila melihat adanya kebakaran,” pungkasnya.





