DaerahOgan Komaring IlirPalembangSumatera SelatanTopik Terkini

DPC LSM RIB Akan Gelar Demo Terkait Beberap OPD Mengadakan Tour Wisata Disaat Defisit Anggaran

Ogan Komering Ilir Jelajahindo.com
Diduga  hamburkan uang  negara beberapa OPD di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan mengadakan Tour atau Wisata ke luar Provinsi di mana saat ini Kabupaten OKI sedang mengalami Defisit anggaran hal ini dikatakan Ketua DPC LSM Rakyat Indonesia Berdaya (DPC LSM RIB) Hipson Munandar kepada Wartawan Media ini. Kamis (14/11/2024)
Di tengah-tengah defisit anggaran Kegiatan wisata yang dilakukan oleh beberapa OPD  OKI, di duga tidak ada asas manfaat ini
hanya.menghambur-hamburkan uang  negara. Karenanya dana yang dianggarkan  untuk jalan-jalan atau tour wisata  ini sudah pasti mencapai ratusan juta rupiah  sedangkan Kabupaten OKI saat ini sedang  mengalami defisit anggaran, kegiatan yang dianggap masyarakat hanya menghambur-hamburkan uang negara ini Pj Bupati OKI sepertinya tutup mata.

Kalau  ingin mempromosikan Wisata OKI ataupun untuk melakukan studi banding di luar provinsi seharusnya tidak dilakukan disaat Kabupaten OKI sedang mengalami Defisit anggaran. Dimana pemerintah mengatakan OKI saat ini sedang defisit anggaran disatu sisi beberapa OPD melakukan wisata menghambur-hamburkan  uang negara.

Ketua DPC LSM Rakyat Indonesia Berdaya Hipson Munandar, mengatakan  kegiatan wisata yang dilakukan  beberapa OPD tersebut sama sekali tidak ada unsur manfaatnya karena  diduga bukan kegiatan  Dinas, maka dengan ini saya  selaku Ketua DPC LSM Rakyat Indonesia Berdaya
Sangat kecewa dan menyesalkan yang dilakukan beberapa OPD yang ada di Kabupaten OKI mengingat Kabupaten OKI saat ini sedang mengalami defisit anggaran.
Dan juga sepertinya  Pj Bupati OKI tutupmata dalam kegiatan OPD-OPD tersebut.

Dengan Kejadian ini LSM Rakyat Indonesia Berdaya akan mengadakan aksi demo dalam  beberapa hari ke depan, aksi demo tersebut akan di gelar di Kantor BPK RI Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan  untuk meminta Aparat Penegak Hukum (APH) memanggil dan memeriksa beberapa OPD yang mengadakan kegiatan tersebut untuk mengaudit ulang dalam kegiatan Dinas yang mengadakan kegiatan wisata tersebut diantaranya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI.yang saat ini masih dalam perjalanan Wisata ke Bandung dan sebelumnya melakukan  Wisata ke Provinsi Sumatera Barat  atau ke  Padang. Ujar Hipson Munandar.

Hipson menambahkan diduga “kegiatan Wisata yang dilakukan oleh beberapa OPD OKi di penghujung tahun ini untuk menghabiskan sisa anggaran yang  ada”. Ujar Hipson  (iwan)

Back to top button