Boltim

Dugaan Jual Beli Ijazah Kembali Mencuat, Tiga Aparat Desa Kotabunan Selatan Diduga Beli Ijazah Dengan Harga Rp1,5 Juta

BOLTIM Sulawesi Utara – Issue dugaan praktik jual beli ijazah kembali mencuat di tengah masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kali ini menyasar tiga aparat Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan, yang diduga tidak pernah memiliki dokumen kelulusan, namun tiba-tiba mengantongi ijazah dengan cara memberikan imbalan sebesar Rp1,5 juta per dokumen.

Kecurigaan Warga bahwa ketiga nama tersebut sebelumnya tidak tercatat mengikuti pembelajaran maupun ujian kesetaraan Paket C. Namun dalam waktu singkat, mereka diketahui sudah melengkapi persyaratan pendidikan dengan membayar imbalan yang disepakati.

“Kami mendengar informasi ini langsung dari pihak SKB yang namanya tidak mau di beritakan, Harganya disebut Rp1,5 juta untuk satu ijazah, Padahal kami tahu betul siapa mereka dan bagaimana latar belakang pendidikan mereka. Ini sangat mencoreng dan merugikan orang yang berjuang secara jujur,” ungkap sumber yang tidak mau di sebutkan namanya, (10/08/2026).

Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan, serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan verifikasi dan penyelidikan mendalam. Warga menuntut jika terbukti benar terjadi praktik jual beli dokumen negara, maka pihak yang terlibat, baik pembeli maupun penjual, harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

(Andry)

Tinggalkan Balasan

Back to top button