
Boltim, Sulawesi Utara – Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), bersiap menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 pada Selasa, 21 Juli 2026. Momentum tahunan ini menjadi salah satu agenda terbesar pemerintah daerah yang tidak hanya menampilkan prosesi resmi, tetapi juga menghadirkan Pesta Rakyat sebagai hiburan terbuka bagi seluruh masyarakat.
Mengusung tema “Melangkah Bersama, Bekerja, Berkarya untuk Boltim Bangkit”, peringatan HUT tahun ini menjadi simbol semangat persatuan dalam melanjutkan pembangunan daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Bolaang Mongondow Timur.
Rangkaian acara puncak dimulai sejak pagi hari melalui upacara peringatan yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur. Upacara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.30 WITA dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, ASN, pelajar hingga berbagai elemen masyarakat yang mengenakan pakaian adat khas Bolaang Mongondow, yaitu Baniang dan Salu’.
Momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan Kabupaten Boltim sejak resmi berdiri pada tahun 2008. Selain prosesi pengibaran bendera, kegiatan juga menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian pembangunan sekaligus penguatan komitmen menuju daerah yang semakin maju.
Memasuki malam hari, suasana peringatan akan berubah menjadi lebih semarak melalui Pesta Rakyat HUT Boltim ke-18 yang dipusatkan di Lapangan Pondabo, Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, mulai pukul 19.00 WITA.
Puncak Perayaan HUT Boltim 2026
Pesta Rakyat diperkirakan menjadi magnet utama perayaan karena terbuka untuk seluruh masyarakat. Ribuan pengunjung dari berbagai wilayah Bolaang Mongondow Raya hingga daerah lain di Sulawesi Utara diprediksi memadati lokasi acara untuk menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan panitia.
Beragam pertunjukan seni budaya daerah akan ditampilkan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya lokal. Selain itu, panggung hiburan rakyat, penampilan musik, hingga pembagian doorprize menjadi bagian dari kemeriahan yang diharapkan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat.
Pemilihan Lapangan Pondabo di Desa Tutuyan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut memiliki nilai historis dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sekaligus memiliki area yang luas sehingga mampu menampung ribuan peserta selama kegiatan berlangsung.
Perayaan HUT Boltim juga diyakini membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung diperkirakan meningkatkan omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pedagang kuliner, produk lokal, serta jasa transportasi yang beroperasi di sekitar lokasi acara.
Dampak Perekonomian Bagi Masyarakat
Di sisi lain, momentum ini turut menjadi sarana promosi potensi Wisata Sulawesi Utara, khususnya destinasi yang berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kehadiran tamu dari berbagai daerah diharapkan memberikan efek berantai terhadap sektor pariwisata, perhotelan, hingga ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan puncak HUT ke-18 dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Semangat kebersamaan yang diusung dalam tema tahun ini diharapkan menjadi energi baru bagi kemajuan Boltim di masa mendatang.
Perayaan HUT ke-18 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan, mengapresiasi perjalanan pembangunan daerah, sekaligus menjadi pesta rakyat yang dinanti masyarakat setiap tahunnya.
Penulis : Tim/Redaksi





