Boltim

Warga Dusun Lima Panang Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata soal Relokasi, Ini Satu-satunya Penopang Hidup Kami

BOLTIM Sulawesi Utara – Masyarakat Dusun Lima Panang, Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menyuarakan kekhawatiran mendalam dan meminta pemerintah daerah serta instansi terkait tidak berpaling mata terhadap rencana relokasi yang akan dilakukan oleh PT ASA.

Bagi warga, lokasi tersebut bukan sekadar wilayah tanah, melainkan satu-satunya sumber penghidupan dan penopang hidup lewat kegiatan pertambangan tradisional yang telah dijalankan secara turun-temurun.

Warga mengaku tidak menolak kehadiran perusahaan, namun sangat mempertanyakan keadilan di mana hak hidup masyarakat harus dikorbankan demi kepentingan bisnis. Kegiatan tambang tradisional itu bukan sekadar mencari keuntungan sesaat, melainkan cara keluarga-keluarga di dusun itu bertahan hidup, menyekolahkan anak, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari sejak puluhan tahun silam.

“Jangan sampai pemerintah hanya melihat surat izin, tapi menutup mata pada nasib ribuan nyawa yang bergantung pada tanah ini. Jika kami digusur tanpa jalan keluar yang adil, ke mana kami harus mencari makan, Ini bukan sekadar tanah, ini darah dan daging kami,” tegas suarti mamonto perwakilan warga, (06/08/2026).

Masyarakat meminta pemerintah hadir secara nyata, turun langsung mendengar aspirasi warga, dan menjembatani solusi yang adil, bukan hanya membiarkan keputusan sepihak perusahaan berjalan begitu saja, Warga berharap ada jaminan kelangsungan hidup yang layak, sebelum rencana pemindahan atau pengusiran dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Back to top button