Bupati Kuansing Dipanggil Menteri! Ada Apa dengan Pacu Jalur Tahun Ini? Kuansing Siapkah?
Pacu Jalur Viral, Pemerintah Diminta Siaga! Jika Gagal, Indonesia yang Malu!
Fenomena viral nya tradisi Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, telah membuka babak baru dalam penyelenggaraan event budaya ini. Perhelatan Pacu Jalur tahun ini diprediksi akan jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seiring dengan meningkatnya perhatian dari publik, termasuk dari mancanegara.
Antusiasme terhadap Pacu Jalur tidak hanya datang dari dalam negeri. Pemerintah daerah Kuantan Singingi kini tengah serius menggarap potensi wisata budaya ini agar mampu menarik wisatawan asing. Langkah strategis pun telah diambil: beberapa hari yang lalu, Bupati Kuantan Singingi mendapat undangan khusus dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia untuk menggelar audiensi membahas viral nya tradisi Pacu Jalur.
Fakta bahwa pemerintah pusat turut memberi atensi serius menjadi indikasi kuat bahwa Pacu Jalur kini bukan hanya agenda lokal, melainkan telah menjadi perhatian nasional. Bahkan, ada kemungkinan besar lonjakan wisatawan dari berbagai penjuru dunia seperti Asia, Eropa, hingga Amerika, menyusul viral nya fenomena Aura Farming Togak Luan Jalur yang menyedot perhatian luas di media sosial.
Lebih dari itu, pemerintah pusat juga dikabarkan tengah merencanakan kehadiran para duta besar negara sahabat untuk menyaksikan langsung tradisi ini. Artinya, Pacu Jalur berpotensi menjadi panggung budaya yang memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
Namun, besarnya potensi ini tentu harus diiringi dengan kesiapan yang matang. Pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan kajian menyeluruh terhadap berbagai aspek pelaksanaan event ini, mulai dari transportasi, penginapan, keamanan, hingga kenyamanan para wisatawan internasional yang diperkirakan akan hadir dalam jumlah besar.
Perlu diingat, jika terjadi kekurangan dalam pelayanan terhadap tamu-tamu mancanegara, maka yang akan tercoreng bukan hanya nama Kabupaten Kuantan Singingi, tetapi juga reputasi Indonesia di mata dunia. Maka dari itu, perhatian khusus dari pemerintah pusat terhadap Riau—khususnya Kuantan Singingi—menjadi sangat krusial saat ini.
Disinilah dituntut kesiapan pemda kuantan singingi, apakah pemda sudah siap untuk mengantisipasi lonjakan yang tidak dapat diprediksikan ini ? Tentunya kesiapan pemda ini nantinya menjadi tolok ukur penilaian Negara Luar terhadap Indonesia
Masyarakat Riau menantikan komitmen nyata dari pemerintah untuk menjadikan Pacu Jalur sebagai Warisan Budaya Tak Benda yang bukan hanya lestari, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Saatnya Pacu Jalur tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga ikon budaya nasional yang mendunia.
Opini: Adra





